Berita Lampung

Realisasi Investasi di Pesisir Barat Lampung Tahun 2022 Capai Rp 617 Miliar

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemkab Pesisir Barat mencatat realisasi investasi pada 2022 meningkat dibanding tahun 2021.

Penulis: saidal arif | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Saidal Arif
Kepala Dinas DPMPTSP Jon Edwar. Realisasi investasi di Pesisir Barat Lampung tahun 2022 capai Rp 617 miliar. 

Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Pesisir Barat mencatat realisasi investasi pada 2022 meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas DPMPTSP Pemkab Pesisir Barat Jon Edwar mengatakan, realisasi investasi pada 2022 mencapai Rp 617.775.534.620.

"Nilai investasi tersebut jauh meningkat jika dibanding tahun 2021 yang lalu," jelasnya, Jumat (13/1/2022).

Dikatakanya, nilai investasi pada tahun 2021 hanya mencapai Rp 344.076.689.383.

Ditambahkannya, untuk investor yang ada di Pesisir Barat, Lampung, masih didominasi oleh investor dalam negeri atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Baca juga: Kapolda Lampung Lantik PJU dan Kapolres, AKBP Alsyahendra Jabat Kapolres Pesisir Barat Pertama

Baca juga: Pemkab Pesisir Barat Lampung Tangani Tanggul Jebol di Sungai Way Laay

Para investor dalam negeri tersebut bergerak di berbagai bidang.

Mulai dari bidang pertanian, perdagangan, kesehatan dan pariwisata.

"Ada 1.450 investor dalam negeri yang masuk ke Pesisir Barat pada 2022," bebernya 

Sementara itu, untuk investasi asing atau Penanam Modal Asing (PMA) hanya ada  enam dengan jumlah investasi sebesar Rp 51 juta.

Dari sejumlah penanam modal dalam negeri dan Penanam Modal asing tersebut jumlah tenaga kerja yang berhasil di serap sebanyak 8.121 tenaga kerja.

Jon Edwar berharap, ke depan jumlah investasi yang masuk ke bumi para sai batin dan ulama akan terus meningkat.

Mengingat potensi investasi di Pesisir Barat cukup tinggi dan menjanjikan.

"Tentu kita berharap kedepan jumlah investasi yang masuk ke Pesisir Barat ini akan terus meningkat," ucapnya.

"Sehingga dapat membantu mempercepat pembangunan dan perkembangan Kabupaten Pesisir Barat ini," sambungnya.

Lanjutnya, kondisi global saat ini sedang tidak menentu serta berpengaruh pada pertumbuhan usaha dan investasi.

Pihaknyapun menawarkan berbagai kemudahan bagi investor di Pesisir Barat.

Bahkan kata dia, pelayanan perizinan di Pesisir Barat bisa dilakukan dengan mudah. Bisa dengan mengakses aplikasi online single submission (OSS).

Dalam mengakses aplikasi OSS para investor diminta untuk melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan.

"Pelayanan perizinan investor di Pesisir Barat ini bisa dilakukan dengan mudah, bisa dengan melalui akses aplikasi online single submision," kata dia.

"Mudah-mudahan investasi yang masuk akan lebih meningkat lagi pada 2023 untuk mempercepat proses pembangunan," tutupnya.

(Tribunlampung.co.id/ Saidal Arif)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved