Tempat Wisata di Lampung

Pesona Curug Sepapah Kiri, Tempat Wisata di Lampung Barat bak Surga Tersembunyi

Minggu (11/6/2022), Tribunlampung.co.id diberi kesempatan untuk mengunjungi Curug Sepapah Kiri yang mempunyai jarak tempuh hampir 3 km ini.

Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra
Keindahan Curug Sepapah Kiri yang berada di wisata TNBBS Kubu Perahu, Lampung Barat. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Wisata Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) yang berada di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Lampung bukan hanya wisata yang menyediakan areal camping ground.

Destinasi wisata TNBBS Kubu Perahu Lampung Barat yang menonjolkan keindahan alam ini juga mempunyai banyak surga tersembunyi di dalamnya dan tentu sangat menarik untuk dikunjungi.

Contohnya seperti wisata Curug Sepapah Kiri.

Curug ini merupakan satu dari tiga curug yang ada dan sudah dikelola secara resmi oleh TNBBS Kubu Perahu Lampung Barat.

Selain Curug Sepapah Kiri, ada dua curug lain yang ada di wisata TNBBS Kubu Perahu Lampung Barat ini, yaitu Curug Sepapah Kanan dan Curug Way Asahan.

Di antara ketiganya, Curug Sepapah Kiri merupakan air terjun yang cukup terkenal dan paling banyak diminati oleh wisatawan.

Minggu (11/6/2022), Tribunlampung.co.id diberi kesempatan untuk mengunjungi Curug Sepapah Kiri yang mempunyai jarak tempuh hampir 3 km ini.

Sebagai informasi, Curug Sepapah Kiri memiliki jarak tempuh paling jauh ketimbang dua curug lainnya.

Berangkat dari pos sekira pukul 09.30 WIB, saat itu tim didampingi oleh Kepala Resort TNBBS Balik Bukit Riga Dewangga Wiyant.

Dengan peralatan dan perlengkapan logistik yang terbilang cukup, akhirnya tim masuk ke hutan TNBBS dengan keadaan cuaca yang sangat cerah pada pagi itu.

Memasuki awal perjalanan, Riga menjelaskan, waktu yang ditempuh untuk bisa sampai ke Curug Sepapah Kiri ini kurang lebih sekitar dua jam.

“Karena medan yang kita lalui ini berbeda dengan curug pada umumnya, medan yang kita lalui menanjak dan masih dominan diselimuti semak belukar,” jelas Riga, Senin (12/6/2023).

“Sehingga waktu yang ditempuh rata-rata itu dua jam bahkan bisa lebih kalau banyak istirahat, namun kalau sudah biasa satu jam lebih pun sudah sampai,” terusnya.

Karena medan yang masih terbilang sulit, perjalanan menuju ke curug itu hanya bisa dilalui dengan cara berjalan kaki.

Riga bercerita, destinasi wisata TNBSS Kubu Perahu ini awalnya ditemukan oleh masyarakat Pekon Kubu Perahu pada tahun 1994.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved