Berita Lampung

Eva Dwiana Tugaskan 200 Remaja Cegah Stunting di Bandar Lampung

Eva Dwiana mengatakan, ratusan genre stunting Bandar Lampung ini bertugas menyosialisasikan pencegahan stunting ke masyarakat Kota Tapis Berseri.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengukuhkan ratusan genre stunting, Jumat (16/6/2023). 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pemkot Bandar Lampung mengukuhkan 200 lebih genre di Bandar Lampung guna mencegah stunting.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, ratusan genre stunting Bandar Lampung ini bertugas menyosialisasikan pencegahan stunting ke masyarakat Kota Tapis Berseri.

"Alhamdulillah kita sudah lantik 200-an lebih genre atau Roming ya, yaitu Remaja dan Organisasi Masyarakat Peduli Stunting," kata Eva Dwiana, Jumat (16/6/2023).

"Dan anak-anak ini (genre) agar bisa menyosialisasikan ke masyarakat. Yang sudah menikah membawa anaknya ke puskesmas, ke rumah sakit, dan jangan lupa pemberian asupan gizi kepada anak-anak yang ada di Kota Bandar Lampung," lanjutnya.

Eva juga menyebut, 200 lebih genre di Bandar Lampung ini bertugas untuk menyosialisasikan pencegahan pernikahan dini.

"Dan anak-anak ini juga untuk menyosialisasikan agar tidak ada pernikahan dini," ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini stunting di Bandar Lampung berada di angka 11 persen.

Sementara target dari pemerintah pusat, angka stunting harus berada di bawah 14 persen.

"Kita stunting sudah turun jauh 11 persen. Karena target dari pemerintah pusat 14 persen, kita 11 persen," lanjutnya.

Ke depan, Eva menargetkan angka stunting di Bandar Lampung bisa nol kasus.

"Dan mudah-mudahan harapan kita ke depan zero di Kota Bandar Lampung," ungkapnya.

Lebih rinci Eva menyebut, 200-an genre ini tersebar di kecamatan hingga kelurahan se-Bandar Lampung.

"200-an lebih, jadi tiap kecamatan, tiap kelurahan ada koordinatornya," ucapnya.

Selain itu, Eva mengungkapkan, secepatnya Pemkot Bandar Lampung melalui genre akan membagikan makanan bergizi ke masyarakat guna mencegah stunting.

"Insya Allah mulai minggu depan kita sudah membagikan makanan bergizi juga ya untuk mencegah stunting ini," ungkapnya.

Pemkot Bandar Lampung mendapat aliran dana Rp 2 miliar dari pemerintah pusat untuk pencegahan stunting.

"Iya Rp 2 miliar. itu untuk makanan, untuk pelatihan, untuk sosialisasi, untuk semuanyalah agar angka stunting di Bandar Lampung menurun," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Riana Mita Ristanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved