Berita Lampung

Bus Pengantar Keluarga ASN Hajatan Terguling di Tegineneng Lampung, Satu Orang Tewas

Bus pengantar keluarga ASN Pemda Lampung Tengah terguling di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran satu orang tewas.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id
Bus pengantar keluarga ASN Pemda Lampung Tengah terguling di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran satu orang tewas. 

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Bus pengantar keluarga ASN Pemda Lampung Tengah terguling di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (24/6/2023).

Kapolres Pesawaran, Lampung AKBP Pratomo Widodo kepada Tribun Lampung mengatakan bahwa peristiwa terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Adapun kronologis peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Dikatakan Pratomo, peristiwa nahas tersebut merupakan kejadian laka lantas tunggal pada satu unit kendaraan bus Isuzu Pemprov Lampung bernopol BE 7801 BZ.

Saat itu, bus pembawa keluarga ASN pemda yang akan hajatan sedang berjalan dari arah Lampung Tengah menuju arah Bandar Lampung.

Pada saat tiba di TKP, bus Pemprov tersebut berjalan mendahului sebuah kendaraan truk yang ada di depannya.

“Pada saat sedang mendahului, tiba-tiba datang kendaraan jenis Fuso yang berjalan di arah yang berlawanan,” ungkap Pratomo.

Karena jarak yang sudah dekat, lalu bus tersebut juga melaju dengan kecepatan tinggi maka bus terpelanting ke kiri.

Saat itu bus, melaju namun kecepatan juga tinggi, sehingga sopir atas nama  Apri Siswanto (46) warga Kedaton Bandar Lampung tersebut membanting stir ke arah kiri.

“Lalu bus tersebut akhirnya hilang kendali dan kemudian terguling di jalan tersebut,” imbuhnya.

Bus mengalami pecah kaca depan, kaca belakang, lecet bodi samping kiri, kaca spion samping kiri pecah.

Selain itu juga, Pratomo mengatakan, akibat kejadian tersebut seorang penumpang dikonfirmasi tewas.

Adapun untuk penumpang yang tewas tersebut bernama Bejan Haryanto (81) warga Desa Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah.

Korban tewas akibat mengalami luka yang serius di kepala dan juga bagian dada.

Sedangkan lima orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.

“Penumpang lainnya mengalami luka-luka robek dan patah tulang,” terangnya.

Dan para korban yang mengalami luka telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dikatakan Pratomo pihaknya telah mendatangi TKP dan juga memeriksa saksi-saksi saat peristiwa tersebut terjadi.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved