Berita Lampung

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Lorena vs Truk di Lampung Utara

Kasatlantas Polres Lampung Utara Iptu Joni Charter menjelaskan, korban jiwa yakni sopir truk bernama Herlan, warga Sumatera Selatan.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi
Kecelakaan melibatkan truk bermuatan kopi dan bus Lorena yang membawa 25 penumpang di Jalinteng Desa Pagar, Blambangan Pagar, Lampung Utara, Senin (24/7/2023). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Utara – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sumatera, Desa Pagar, Blambangan Pagar, Lampung Utara, Senin (24/7/2023) sekitar pukul 03.15 WIB.

Truk Colt Diesel bermuatan kopi bertabrakan dengan bus Lorena.

Akibatnya, satu orang tewas dalam kecelakaan ini.

Kasatlantas Polres Lampung Utara Iptu Joni Charter menjelaskan, korban jiwa yakni sopir truk bernama Herlan, warga Sumatera Selatan.

Sementara sopir bus Lorena bernama Haribudi mengalami luka di wajah.

“Saat ini, jenazah sudah dibawa oleh keluarganya ke Sumatera Selatan. Korban sempat dibawa ke RSUD Ryacudu, namun sekarang sudah dibawa ke rumah duka,” jelas Joni.

Ia menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut berawal saat truk yang bermuatan kopi melintas dari arah Kotabumi diduga kecepatan truk tinggi.

Truk diduga mengambil badan jalan kendaraan lain.

Di saat bersamaan, muncul bus Lorena dari arah Bandar Lampung.

“Tabrakan tak terhindar,” ujarnya.

Joni melanjutkan, polisi langsung melakukan langkah evakuasi serta mengurai kemacetan kendaraan, baik dari arah Bandar Lampung maupun Kotabumi.

“Ada 8 petugas Satlantas yang turun ke lokasi,” ujarnya.

Selain itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi menggunakan mobil derek.

Kesaksian Penumpang

Maudita, salah satu penumpang bus, mengatakan, saat peristiwa kecelakaan dirinya dan suami sedang tidur.

Ia naik bus tersebut dari Bogor menuju Prabumulih.

Ia menduga bus yang ditumpanginya ditabrak oleh truk.

Sebab, bus dalam jalur yang benar.

Akibat kecelakaan itu, ia mengalami luka memar di kaki.

Sedangkan suami mengalami luka lecet di kening.

“Saya sama suami luka ringan,” ujarnya.

Penumpang lainnya Aldo mengatakan, dia terbangun akibat bunyi benturan dari luar bus.

“Saya gak apa-apa, cuma syok aja,” ujar dia.

Ade, kernet bus Lorena, menerangkan, kejadian kecelakaan itu ketika bus dari arah Bandar Lampung menuju Kotabumi.

Setibanya di tikungan dekat Puskesmas Blambangan Pagar, tiba-tiba datang truk dari arah sebaliknya.

Truk tersebut dengan kecepatan tinggi menyalip mobil yang ada di depannya.

“Mau gak mau tabrakan terjadi,” ujarnya.

Saat kejadian, dirinya sedang duduk di samping sopir bus.

Akibat kejadian tersebut, dirinya melompat keluar.

Sedangkan pengemudi bus mengalami luka di bagian wajahnya.

“Sopir bus luka di wajah kena serpihan kaca depan,” katanya.

Akibat kejadian itu, ia mengeluhkan sakit di bagian dada kiri dan kaki.

Sementara sopir bus langsung dilarikan kerumah sakit di Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara.

Penumpang Dievakuasi

Penumpang bus Lorena langsung dievakuasi menggunakan bus lorena pengganti.

Mereka diantarkan ke loket bus masing-masing tujuan.

Evakuasi dilakukan di salah rumah makan di Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara.

M Syarifudin, sopir kedua bus, menyebutkan para penumpang dievakuasi ke bus lainnya. Mereka langsung diberangkatkan ke kota tujuan.

“Saya sopir bus yang kedua. Saya bawa dari Bandung ke Lampung,” kata dia.

Penumpang bus yang alami kecelakaan sebanyak 25 orang. Sebanyak 22 orang dari Bandung, sedangkan tiga penumpang naik dari Lampung.

Saat kecelakaan terjadi, dirinya tidak mengetahui secara pasti sebab masih tidur.

“Saya gak tau pasti kecelakaan. Saya lagi tidur di bangku belakang bus,” ujarnya.

Namun, seusai tabrakan dirinya langsung terbangun. Ia langsung melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang. Menurutnya ada seorang penumpang yang dibawa oleh ambulans.

“Saya kurang paham nama penumpangnya,” jelas dia.

Sedangkan rekannya sopir yang mengalami lakalantas langsung dibawa ke rumah sakit.

Barulah ketika mobil sudah dievakuasi, barang penumpang langsung dipindahkan ke bus lainnya.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved