Berita Terkini Nasional

Butuh Waktu 4 Minggu Proses Pengembalian Dua Bayi yang Tertukar di Bogor

Ada tahapan yang harus dilalui untuk pengembalian bayi yang tertukar di Bogor kepada orangtua asli masing-masing.

Tribunnews.com
Butuh waktu empat minggu proses pengembalian bayi yang tertukar di Bogor kepada orangtua asli masing-masing. 

Tribunlampung.co.id - Butuh waktu 4 minggu proses pengembalian bayi yang tertukar di Bogor kepada orangtuanya masing-masing.

Lamanya waktu pengembalian bayi yang tertukar di Bogor itu sebagaimana yang diungkap oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Nahar.

Menurut Nahar, ada tahapan yang harus dilalui untuk pengembalian bayi yang tertukar di Bogor kepada orangtua asli masing-masing.

Tahapan itu salah satunya adalah asesmen kepada masing-masing anak dan keluarga di minggu pertama.

Kemudian proses penyesuaian kedua anak tersebut pada lingkungan baru.

Setelah semua tahapan dilalui baru lah bayi yang tertukar dikembalikan ke orangtuanya.

Diketahui dua bayi di Bogor Jawa Barat dipastikan tertukar.

Namun pengembalian bayi ke orangtua akan dilakukan empat minggu ke depan.

Kedua bayi tersebut milik  Siti Mauliah dan Dian.

Kepastian tertukar diungkap Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro setelah bayi dan ibunya menjalani tes DNA.

"Fix 99,99 persen berdasarkan data yang diberikan bahwa anak tersebut memang tertukar," ujar Rio, Jumat (25/8/2023).

Meski telah terbukti tertukar, namun pengembalian bayi kepada dua ibu Siti Maulia (37) dan Dian (33) tak bisa langsung dilakukan.

Kedua belah pihak harus melalui berbagai tahapan proses selama satu bulan.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Nahar.

Ia mengatakan ada langkah-langkah pengambilan bayi Ibu Dian ke Ibu Siti dan juga sebaliknya.

Tahapan-tahapan tersebut satu di antaranya adalah asesmen kepada masing-masing anak dan keluarga pada minggu pertama.

"Melalui tahapan-tahapan yang telah disepakati di antaranya adalah, pada minggu pertama akan dilakukan asesmen kepada masing-masing anak dan keluarga," ungkap Nahar.

Mengutip Kompas.com, setelah itu ada tahapan kedua, yakni proses penyesuaian bagi dua anak tersebut dengan lingkungan baru.

Tahap berikutnya juga akan dilakukan asesmen ulang.

Setelah semua tahapan dilewati, maka pekan keempat ditambah dua hari, akan dilakukan penyerahan masing-masing anak ke orang tua biologisnya.

Nahar berharap, setelah semua proses di lewati, hak anak untuk mengetahui orang tua kandungnya serta hak asuh oleh dua orang tua bisa dipenuhi.

Ia juga berharap, kasus ini bisa menjadi pembelajaran, bahwa kepentingan dan hak anak harus diutamakan.

"Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran buat kita semua untuk memastikan kepentingan anak harus diupayakan dan upaya malam ini sudah berhasil dan kita akan melakukan tahapan-tahapan penyerahan anak ke orang tua biologisnya masing-masing," jelas Nahar.

Reaksi Orang Tua Bayi

Dua orang tua bayi yang tertukar berikan reaksi yang berbeda saat tahu anaknya tertukar.

Dian syok saat mendengar hasil dari tes DNA.

Sedangkan Siti histeris saat tes DNA diumumkan.

AKBP Rio Wahyu mengatakan, dua orang tua bayi yang tertukar tersebut bisa menerima hasil tes DNA.

"Masing-masing pihak bisa menerima dengan kebahagiaan yang luar biasa," katanya.

Kuasa hukum Siti Mauliah, Rusdy Ridho mengatakan, kliennya sempat histeris hingga pingsan.

"Ada yang sempat pingsan," kata Rusdy.

Tak hanya dari pihaknya, di pihak keluarga Dian juga ada yang pingsan.

"Ada dari keluarga, ada yang pihak korban. Lebih satu orang, ya histeris," katanya.

Ia menuturkan, kedua ibu berlinang air mata saat hasil tes DNA dibuka.

"Ibu siapa yang tidak sedih," katanya.

Senada dengan Rusdy, kuasa hukum Dian, Binsar Aritonang pun mengungkapkan bahwa kliennya sempat syok.

"Pasti kan syok yah," kata Binsar.

Meski begitu, Binsar mengatakan bahwa kliennya telah menerima keputusan tersebut.

"Sudah menerima, memang bayi yang dimiliki tertukar," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

(Tribunlampung.co.id/Tribunnews.com)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved