Berita Lampung

Dispora Lampung Usulkan Pengadaan Training Center

Budhi juga menjelaskan, rencana pelaksanaan Popda juga bertujuan untuk mengembangkan bibit unggul atlet di kalangan pelajar.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Daniel Tri Hardanto
Kadispora Lampung Descatama Paksi Moeda. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung akan mengusulkan pengadaan training center (TC) dan rencana menganggarkan pelaksanaan pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Lampung jelang pelaksanaan Popnas 2025 di Sumut-Aceh mendatang.

Menurut Sekretaris Dispora Budhi Marta Utama, mewakili Kadispora Descatama Paksi Moeda, pengadaan training center penting demi meningkatkan kualitas atlet pelajar menghadapi berbagai event, termasuk Popnas.

"Ini jadi cerminan agar pembinaan olahraga di tingkat pelajar makin intensif dan berkesinambungan. Selain itu agar atlet Popnas Lampung punya sumber daya lebih dan punya kekuatan untuk bertarung," kata Budhi, Rabu (6/9/2023). 

Budhi menambahkan, keberadaan training center juga akan membuat persiapan atlet Popnas menjadi semakin matang.

"Bila ada training center, persiapan atlet pelajar bakal makin terukur karena Dispora memberi atlet sarana berlatih yang layak, sarana penginapan, serta fasilitas makan minum enam bulan jelang pelaksanaan event seperti Popnas," ujarnya.

Budhi juga menjelaskan, rencana pelaksanaan Popda juga bertujuan untuk mengembangkan bibit unggul atlet di kalangan pelajar.

Pasalnya, event seperti Popda dan Popnas menjadi tanggung jawab Dispora dan tiap pengurus cabang olahraga.

"Ini menjadi bagian dari pembinaan jangka panjang atlet-atlet, terutama atlet pelajar yang akan bertarung di ajang seperti Popnas," kata Budhi.

Budhi menerangkan, persiapan jangkan pendek dan panjang tersebut tak lepas dari hasil yang diraih atlet Popnas Lampung di Palembang, Sumsel, baru-baru ini. 

Target yang sebelumnya dicanangkan masuk sepuluh besar ternyata belum memenuhi harapan.

Kontingen Popnas Lampung tercecer di peringkat 18 dengan raihan dua emas, delapan perak, dan 19 perunggu.

Adapun juara umum Popnas 2023 disabet kontingen DKI Jakarta dengan perolehan 84 emas, 49 perak, dan 47 perunggu.

Kendati demikian, Budhi menerangkan, ada harapan yang sangat baik prospek cerah dari atlet wushu dan menembak.

Di cabang wushu atlet Lampung menyabet tiga perunggu.

Sementara di cabang menembak, meski tidak mendapat medali, atlet Lampung sukses bertahan di empat besar.

"Harapannya atlet-atlet wushu dan menembak itu usianya masih sangat muda. Ini potensial, bila mendapat pembinaan yang baik dan intensif bukan tidak mungkin akan makin berprestasi di masa mendatang," tandasnya.

(TribunLampung.co.id/V Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved