Berita Lampung
Cegah Karhutla, Polres Pesisir Barat Sosialisasi Penanggulangan Kekeringan
Kapolres Pesisir Barat AKBP Alysahendra mengatakan, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan.
Penulis: saidal arif | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Cegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Pesisir Barat sosialisasi penanggulangan dan dampak kekeringan akibat kemarau.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Alysahendra mengatakan, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan.
"Dampak dari karhutla ini bisa menimbulkan polusi udara dan mengganggu aktivitas masyarakat," ungkapnya, Jumat (22/9/2023).
Dikatakannya, untuk mencegah karhutla tidak kembali terjadi, diperlukan upaya berkelanjutan.
Termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
"Mari sama-sama kita jaga lingkungan dan tidak membakar lahan secara liar karena bisa berdampak buruk bagi masyarakat," ucapnya.
Selain itu, ia mengajak Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) agar senantiasa memantau situasi masyarakat.
Sebab, Pokdarkamtibmas merupakan perpanjangan tangan dari Polres Pesisir Barat untuk mengatasi konflik masyarakat, mencegah kenakalan remaja, dan lainnya.
"Termasuk menyosialisasikan dan memberikan arahan dalam menangani kekeringan dan mencegah kebakaran terjadi," ujarnya.
Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak membakar sampah sembarangan karena bisa menimbulkan kebakaran.
"Diproyeksikan bulan Oktober ini sudah mulai masuk musim penghujan, bisa disosialisasikan dari sekarang oleh Bhabinkamtibmas agar membersihkan selokan di lingkungan agar tidak terjadi luapan air dan mencegah berbagai penyakit," tutupnya.
(Tribunlampung.co.id/Saidal Arif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Polres-Pesisir-Barat-sosialisasi-penanggulangan-kemarau.jpg)