Berita Lampung
Luncurkan Program Viling, Diskes Bandar Lampung Deteksi Dini Kanker Serviks
Dinas Kesehatan (Diskes) Pemkot Bandar Lampung terus melakukan inovasi guna mendeteksi dini adanya kanker serviks.
Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan (Diskes) Pemkot Bandar Lampung terus melakukan inovasi guna mendeteksi dini adanya kanker serviks.
Inovasi yang dilakukan Diskes Bandar Lampung guna mendeteksi kanker serviks yakni dengan melakukan program Viling.
Baca juga: Cara Beli Tiket Pekan Raya Lampung via Tribun Booking, Sangat Mudah Tersedia Online Tanpa Antre
Kepala Diskes Pemkot Bandar Lampung Desti Mega Putri mengatakan, adapun program Viling ini merupakan singkatan dari Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) keliling.
Dengan Viling ini, Diskes Bandar Lampung melakukan pemeriksaan kanker serviks dengan mendatangi masyarakat melalui posyanda.
"Jadi inovasi ini yang mengusulkan adalah Puskesmas Gedong Air," kata Desti, Selasa (11/10/2023).
Desti mengungkapkan, Viling ini merupakan inovasi yang sangat bagus.
Hal itu lantaran dengan Viling, deteksi dini kanker serviks pada wanita di Bandar Lampung akan semakin cepat.
"Viling ini inovasi bagus karena terintegrasi dengan posyandu,"
"Jadi saat posyandu, ibu-ibunya itu setelah anaknya diperiksa, mereka kami diedukasi," ucapnya.
Edukasi yang diberikan oleh pihaknya ini yakni bahwa pemeriksaan IVA ini penting dan tidaklah sakit.
"Hanga saja masyarakat selama ini takut,"
"Kemudian dipikir IVA ini sakit, ternyata ada yang mencoba tidak sakit, akhirnya dia ngomong sama temen-temannya," ujarnya.
Desti menyebut, pemeriksaan IVA ini hanya membutuhkan waktu 5 menit saja.
"Pemeriksaan IVA ini tidak sampai 5 menit, cepat kok" ujarnya.
Lalu, lanjut Desti, Viling ini juga tidak dipungut biaya seribu pun.
"Yang kedua, Viling ini tidak perlu bayar, gratis ya," ungkapnya.
Lalu yang ketiga, Desti menyebut Viling ini memudahkan masyarakat lantaran pihaknya yang mendatangi masyarakat.
"Masyarakat jadi lebih mudah, karena Diskes yang datang ke lokasi, sehingga masyarakat tak perlu membutuhkan biaya sama sekali," pungkasnya. (Tribunlampung.co.id/ Riana Muta Ristanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ribuan-balita-di-bandar-lampung-terkena-diare.jpg)