Berita Lampung
Transaksi Unit Karbon di Bursa Karbon Indonesia Capai 490 Ribu Ton CO2 Equivalen
Untuk informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan peraturan teknis untuk perdagangan karbon lewat bursa karbon.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Transaksi unit karbon di Bursa Karbon Indonesia tercatat sudah lebih dari 490 ribu ton CO2 Equivalen (TCO2E).
Jumlah transaksi unit karbon itu dilakukan oleh 40 perusahaan.
Hal itu dikatakan Pengawas Senior Direktorat Pengawasan Aset Digital OJK Murtaza dalam media gathering OJK Lampung, Selasa (28/11/2023) malam.
"Transaksi yang sudah tercatat menghasilkan lebih dari 490 ribu TCO2E," kata Murtaza.
Murtaza mengklaim perdagangan unit karbon di Indonesia kian membaik.
Dalam kurva perdagangan unit karbon di Bursa Karbon, harga per unit saat ini sudah setara Rp 60 ribu.
Untuk informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan peraturan teknis untuk perdagangan karbon lewat bursa karbon.
Aturan tersebut tertulis dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (PJOK) Nomor 14 Tahun 2023 yang diresmikan pada 7 September 2023 lalu.
POJK Bursa Karbon ini merupakan amanat Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
UU tersebut mengamanatkan pengaturan lebih lanjut perdagangan karbon melalui Bursa Karbon.
Murtaza bilang, ada kurang lebih 1 gigaton CO2 potensi kredit karbon yang bisa ditangkap di Indonesia.
Jika dikalkulasi bisa mencapai Rp 3.000 triliun.
"Ini menjadi potensi bursa karbon kita. Sebuah kesempatan ekonomi baru yang berkelanjutan dan ramah lingkungan," kata Murtaza.
Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menyosialisasikan bursa karbon, khususnya di Lampung.
Sebab, kata Bambang, banyak perusahaan di Lampung yang berpotensi untuk terlibat dalam aktivitas perdagangan karbon.
"Peluang yang sama juga agar perusahaan penghasil emisi untuk menjaga lingkungan setara dengan emisi yang dihasilkan," kata Bambang.
(Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Bursa-Karbon-Indonesia-33.jpg)