Remaja Tenggelam di Lampung Selatan

Remaja Tenggelam di Lampung Selatan, Tim Gabungan Belum Temukan Korban di Hari Kedua

Pencarian hari kedua remaja tenggelam di Sungai Way Galih Candipuro masih nihil, tim gabungan lanjutkan besok.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id / Dominius
Kapos SAR Bakauheni Rezie Kuswarai mengatakan pencarian terhadap Enggi Rahma yang tenggelam di sungai Way Galih dilanjutkan besok 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Kepala Pos SAR Bakauheni Lampung Selatan Rezie Kuswarai mengaku pencaraian remaja tenggelam di sungai Way Galih, Candipuro hari kedua, Senin (4/3/2024) belum membuahkan hasil.

Selanjutnya pencarian terhadap Enggi Rahma (19) warga Dusun 2, Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan yang tenggelam di Sungai Way Galih akan dilanjutkan untuk hari ketiga, Selasa (5/3/2024). 

Sebelumnya, Enggi Rahma tenggelam di Sungai Way Galih, Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan Minggu (3/3/2024).

Menurut informasi, Enggi Rahma tenggelam di Sungai Way Galih, Kecamatan Candipuro, Minggu (3/3/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat itu, Enggi Rahma sedang berenang bersama lima temannya.

Tim SAR gabungan dari Pos Sar Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Damkarmat dan BPBD Lampung Selatan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Kapos SAR Bakauheni Rezie Kuswarai mengatakan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Way Galih terus dilakukan.

"Hari ini kami mulai pencarian sekitar pukul 07.00 WIB. Dengan kembali menyusuri Sungai Way Galih," kata Rezie, Senin (4/3/2024).

Pihaknya membagi dua tim pencarian.

"Perahu pertama menyisir kembali aliran Sungai Way Galih," katanya.

"Lalu perahu kedua, menyisir kanan dan kiri sungai sepanjang 1-2 km sampai ke sungai Way Ketibung," sambungnya.

Sementara ini pencarian korban masih nihil, dan pencarian akan dilanjutkan besok hari.

Pencarian besok hari, pihaknya akan memperlebar wilayah pencarian hingga radius 5-6 kilometer.

"Besok kita akan lanjutkan pencarian dengan radius jarak pencarian 5-6 kilometer. Kami meminta doanya supaya korban segera ditemukan," ujarnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved