Berita Lampung

Pertamina Tambah 544.320 Elpiji 3 Kg Secara Fluktuatif

Pertamina, lewat anak usahanya, Pertamina Petra Niaga menambah tabung elpiji 3 kg sebanyak 544.320 unit secara fluktuatif.

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Tribun Lampung
Ilustrasi. Pertamina, lewat anak usahanya, Pertamina Petra Niaga menambah tabung elpiji 3 kg sebanyak 544.320 unit secara fluktuatif. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pertamina, lewat anak usahanya, Pertamina Petra Niaga menambah tabung elpiji 3 kg sebanyak 544.320 unit secara fluktuatif.

Penambahan itu guna menyiasati peningkatan penggunaan elpiji selama masa bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri 2024.

Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Haris Yanuanza mengatakan di wilayah Lampung pada periode tersebut peningkatan penggunaan gas elpiji mencapai 9,1 persen dari kondisi normal.

Jumlah itu, mengalami peningkatan juga dari perhitungan sebelum hari raya Idul Fitri yang naik hanya di angka 3 persen.

Kata dia, 544.320 unit tabung gas elpiji itu cukup untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri. 

Termasuk juga untuk memenuhi kebutuhan harian usai hari raya.

Dengan jumlah penambahan itu, Pertamina mengklaim stok elpiji di Lampung masih aman.

"Di tengah peningkatan konsumsi elpiji, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menjamin ketersediaan pasokan di Provinsi Lampung," kata dia, Jumat (19/4/2024).

Dalam statemen yang sama, ia meminta agar masyarakat tidak panik akan kondisi stok elpiji usai Lebaran.

"Pertamina juga meminta agar masyarakat ikut memantau dan menegur apabila mendapati adanya penggunaan elpiji 3 kg yang tidak tepat sasaran," imbau dia.

Diketahui, harga eceran tertinggi elpiji tabung 3 kg sebagaimana dimaksud pada Diktum Kedua, Pasal 1 Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Harga Jual Eceran Elpiji Tabung 3 kg, untuk keperluan rumah tangga dan usaha Mikro adalah sebesar Rp 15.500.

Dengan rincian:

Harga eks pertamina (Depot LPG Pertamina atau Stasiun Pengisian LPG), termasuk PPN 10 persen: Rp 11.550

Keuntungan Agen LPG 3 kg: Rp 1.200

Biaya operasional untuk Agen: Rp 1.500

Jadi harga jual Agen ke Sub Penyalur/Pangkalan: Rp 14.250

Margin Pangkalan/Sub Penyalur: Rp 1.250

(Tribunlampung.co.id/Soma Ferrer)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved