Berita Lampung

60 Kasus Kebakaran Terjadi di Bandar Lampung, Kerugian Rp 2 Miliar

Ia menjelaskan, dari puluhan kasus tersebut, faktor kebakaran di Kota Tapis Berseri didominasi akibat korsleting listrik.

Penulis: Riana Mita Ristanti | Editor: taryono
(Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)
Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthony Irawan. Hingga Mei 2024, terdapat 60 kasus kebakaran di Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung – Hingga Mei 2024, terdapat 60 kasus kebakaran di Bandar Lampung.

Hal itu dikatakan Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung, Anthony Irawan.

“Terhitung sejak Januari hingga Mei 2024, terdapat 60 kasus kebakaran di Bandar Lampung,” kata Anthony, Rabu (29/5/2024).

Ia menjelaskan, dari puluhan kasus tersebut, faktor kebakaran di Kota Tapis Berseri didominasi akibat korsleting listrik.

“Akibat dugaan korsleting listrik itu ada 16 peristiwa,” jelasnya.

Atas kebakaran di Bandar Lampung itu, Anthony menyebut, total kerugian ditaksir Rp 2 miliar.

“Untuk total kerugian ditaksir Rp 2 miliar,” jelasnya.

Sementara untuk kejadian kebakaran paling tinggi, lanjut Anthony, terjadi pada bulan Maret sebanyak 20 kali peristiwa.

Atas maraknya kebakaran di Kota Tapis Berseri itu, Anthony mengaku pihaknya menyiagakan personel di 16 pos se-Bandar Lampung.

“Kami siaga 24 jam, personel kita tersebar di masing-masing pos di kecamatan,” bebernya.

“Dan kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati menggunakan alat kelistrikan," lanjutnya.

"Cabut colokan listrik yang sudah tidak terpakai, matikan kompor jika selesai memasak, jangan biarkan anak bermain korek tanpa pengawasan,” pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Riana Mita Ristanti)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved