Berita Lampung

HIV/AIDS di Mesuji Capai 37 Kasus

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mesuji mendata jumlah kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Ka

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/M Rangga yusuf
Kantor Dinkes Mesuji Lampung.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mesuji mendata jumlah kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) di Kabupaten Mesuji mencapai 37 kasus.

"Jumlah HIV dan AIDS di wilayah Mesuji Lampung ada 37 kasus," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Mesuji Suyono, Selasa  (9/7/2024).

Suyono menyebut 37 kasus itu yang dinyatakan positif HIV/AIDS.

Serta masyarakat  yang masih rutin melakukan pengobatan HIV di rumah sakit.

Dikatakan Suyono angka 37 kasus HIV/AIDS tersebut tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Mesuji Lampung.

Mengenai rinciannya, ia mengaku belum dapat menyampaikan.

Kemudian Suyono menyampaikan pada tahun 2023 angka kasus HIV dan AIDS di Mesuji Lampung jumlahnya lebih banyak mencapai 41 orang yang dinyatakan positif.

Menurut Suyono jumlah kasus HIV dan AIDS di Mesuji Lampung yang berkurang tersebut bukan karena kesembuhan.

Melainkan penderita yang dinyatakan positif HIV dan AIDS sudah meninggal dunia atau pindah penduduk dan melakukan pengobatan di luar daerah.

"Berkurang itu karena meninggal dan pindah domisili, jadi bukan sembuh soalnya memang penyakit ini tidak dapat disembuhkan total," jelasnya.

Ditambah Suyono ada beberapa perilaku yang menyebabkan tertularnya virus HIV Aids.

Diantaranya adalah dengan bergonta-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

Selanjutnya, menggunakan alat suntik yang sama dengan penderita HIV Aids.

"Karena selain melakukan hubungan seksual, virus HIV Aids sendiri bisa menular lewat darah".

"Begitu pula kepada ibu hamil yang positif HIV Aids dapat menunaikan ke bayinya melalui transfusi darah," sambungnya.

Walaupun begitu, Suyono berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Mesuji tidak perlu takut jika bersosialisasi dengan penderita HIV Aids.

Sebab, penularan virus HIV Aids sendiri tidak melalui sentuhan, keringat, gigitan nyamuk bahkan air liur dan ciuman.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID) 

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved