Berita Terkini Nasional

Polisi Lepas Tembakan ke Udara Gegara Pertandingan Bola Voli HUT RI Antar Desa Ricuh

Kericuhan antar masa pendukung tim Bola Voli tersebut pecah berawal dari keributan tim supporter dalam Pertandingan itu.

Tayang:
Tangkap Layar Video Warga
Pertandingan bola voli antar desa di Kecamatan Jatinunggal, Sumedang, Kamis (8/8/2024) sore berakhir ricuh, polisi sampai lepaskan tembakan ke udara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polisi sampai melepaskan tembakan ke udaha gegara Pertandingan Bola Voli antar desa dalam rangka HUT RI ke-79 ricuh.

Kericuhan antar masa pendukung tim Bola Voli tersebut pecah berawal dari keributan tim supporter dalam Pertandingan itu.

Polisi dan aparat TNI berupaya meredam kericuhan antar kelompok pendukung tim Bola Voli dalam Pertandingan antar kampung itu.

Bahkan tembakan ke udara sempat dilepaskan supaya kericuhan tersebut berhenti.

Pertandingan bola voli antardesa di Jatinunggal, Kabupaten Sumedang ricuh. 

Dalam pertandingan yang diadakan memperingati Hari Kemerdekaan RI ke -79, aparat Kepolisian terpaksa melepaskan tembakan peringatan yang bertujuan melerai kericuhan tersebut.

Kejadian ricuh antara pendukung tim bola voli Desa Cimanintin vs Desa Pawenang  terekam ponsel warga dan tersebar melalui pesan berantai. 

Informasi yang dihimpun TribunJabar.id, insiden itu terjadi di Lapangan Voli yang berlokasi di area kantor Kecamatan Jatinunggal pada Kamis (8/8/2024) sore. 

Dalam video video berdurasi 6 menit 50 detik itu, sebelumnya pertandingan bola voli berlangsung lancar.

Namun pada saat menit ke-2, keributan mulai terjadi hingga berujung ricuh. 

Dalam video terlihat TNI-Polri berupaya untuk meredam situasi.

Bahkan, untuk melerai kericuhan, polisi nampak melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali hingga kondisi kondusif. 

Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan peristiwa terjadi pada Kamis sore.

"Pascakejadian tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jatinunggal telah melakukan mediasi dan kedua belah pihak bersepakat berdamai," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved