Berita Lampung
Update PON 2024, Lampung Peringkat 10 Jelang Penutupan
Jelang penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Provinsi Lampung menempati posisi 10 besar klasemen perolehan medali.
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Indra Simanjuntak
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Jelang penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Provinsi Lampung menempati posisi 10 besar klasemen perolehan medali.
Dimana upacara penutupan PON XXI Aceh-Sumut 2024 sendiri dijadwalkan bakal digelar malam ini di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (20/9/2024).
Diketahui, Kontingen Lampung sendiri berhasil meraih total 68 medali, dengan rincian 22 emas, 16 perak, dan 30 perunggu
Sehari sebelum penutupan PON XXI, posisi kontingen Lampung sempat terancam turun ke peringkat 11 klasemen lantara atlet Riau masih mengikuti cabor terakhir yaitu angkat berat.
Namun Riau yang mengoleksi 21 medali emas, gagal menambah perolehan emas dari angkat berat yang akhirnya dimenangkan lifter Jawa barat.
Hal itu semakin membuat kontingen Lampung mantap bertahan di 10 besar klasemen PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Adapun Jawa Barat menjadi kontingen yang kokoh dengan 195 emas, 161 perak, dan 182 perunggu. Dengan total 538 medali.
Hal ini menjadikan kontingen Jawa Barat menempati posisi puncak klasemen, dan besar kemungkinan bakal kembali menjadi juara umum di PON XXI.
Sedangkan DKI Jakarta menempati urutan kedua dengan total 478 medali, dan peringkat Jawa Timur di peringkat ketiga dengan total raihan 425 medali.
Kemudian berurut dari peringkat 4 sampai 10 yaitu : Sumut, Jateng, Aceh, Bali, Kaltim, DIY, dan Lampung.
Ketua Harian KONI Lampung Amalsyah, keberhasilan Lampung mencapai target 10 besar merupakan hasil dari kerja keras semua pihak, mulai atlet, pelatih, manager, official, dan seluruh dukungan masyarakat Lampung.
"Ini keberhasilan kita bersama. Seluruh unsur kontingen berkontribusi sesuai dengan bidang masing-masing. Terima kasih untuk seluruh pejuang olahraga dari Lampung," ungkap Amalsyah, Jumat (20/9/2024).
Dia mengatakan, KONI Lampung akan melakukan evaluasi menyeluruh saat kembali ke Lampung.
Pasalnya, meski kontingen Lampung mencapai peringkat 10 besar, namun target capaian medali belum berhasil diraih.
Dimana, sebelumnya kontingen Lampung menarget 35 emas, namun yang didapat hanya 22 medali emas.
"Banyak hal yang perlu dievaluasi, tentu ini demi kebaikan kita ke depan,"
"Jangan ada yang mengklaim paling berjasa atau paling berkontribusi, karena sebagai sebuah kontingen besar, semuanya punya peran," tuturnya.
Amalsyah menjelaskan, bahwa peran besar sudah diambil Ketum KONI Lampung, Arinal Djunaidi sejak penganggaran untuk olahraga hingga fasilitas lainnya.
Selain itu, peran Ketua Kontingen (CdM) baik dari Danrem 043 Gatam dan Waka Polda Lampung sudah memberikan dorongan, moril dan pemompa semangat atlet yang luar biasa.
"Pak Descatama Kadispora Lampung, dan semua pengurus KONI Lampung terutama Binpres Candra cs dan Dinda Supriyadi Alfian di Humas dengan jajaran wartawannya luar biasa dalam mendukung dan mendorong kontingen kita menjadi tangguh dan berprestasi," pungkasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)
| Berawal dari Kecurigaan Petugas Saat Patroli, Praktik BBM Ilegal di Metro Terbongkar |
|
|---|
| 3 Hari Pacaran, AF Nekat Berbuat Asusila Terhadap Remaja 14 Tahun, Pemicunya Film |
|
|---|
| Modus Kakek di Lampung Tengah Rudapaksa Bocah 7 Tahun, Dilakukan di Kandang Kambing |
|
|---|
| Penyebab Truk Tangki Terguling di Bandar Lampung, Sopir Ngaku Sudah Ngerem |
|
|---|
| Viper Bar & Resto Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal dan Dorong Ekonomi Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Klasemen-perolehan-medali-PON-XXI-Aceh-Sumut-2024-per-pukul-1707-Wib.jpg)