Berita Lampung

Ratusan Rumah di Lampung Tengah Rusak Tersapu Puting Beliung

Bencana puting beliung yang membuat ratusan rumah rusak itu terjadi di tempat dan waktu berbeda di Lampung Tengah.

dok.BPBD Lampung Tengah
Ratusan rumah di Lampung Tengah tersapu puting beliung selama dua hari, Jumat (1/11/2024) dan Sabtu (2/11/2024). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Tengah - Ratusan rumah di Lampung Tengah rusak disapu puting beliung.

Bencana puting beliung yang membuat ratusan rumah rusak itu terjadi di tempat dan waktu berbeda di Lampung Tengah.

Jumlah rumah rusak itu terdata dari dua hari kejadian puting beliung di Lampung Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Tengah Makmuri mengatakan puting beliung itu terjadi di hari Jumat (1/11/2024) dan Sabtu (2/11/2024).

Dia membeberkan, kejadian bencana akibat angin yang terjadi di hari Jumat (1/11/2024) tepatnya di dua kecamatan wilayah Lampung Tengah.

Yaitu di Kecamatan Punggur dan Kecamatan Kotagajah. Persisnya di Kampung Nambahrejo Kecamatan Kotagajah dan Kampung Sidomulyo Kecamatan Punggur.

BPBD mencatat adanya 80 rumah rusak dari dua tempat yang tersapu anging puting beliung pada Jumat pukul 13.30 WIB.

Kemudian esoknya, Sabtu (2/11/2024), bencana puting beliung terjadi di wilayah Kecamatan Trimurjo dan Kecamatan Bumi Ratu Nuban.

Makmuri mengatakan, pihaknya mendata kerusakan rumah di Kecamatan Trimurjo sebanyak 24 unit. Sedangkan di Kecamatan Bumi Ratu Nuban ada sebanyak 17 rumah.

"Jadi total per hari ini ada 121 rumah terdampak bencana," kata Makmuri, Minggu (3/11/2024).

Makmuri menyebutkan, rata-rata rumah dan bangunan yang terkena angin puting beliung mengalami kerusakan ringan.

Kerusakan ringan karena atap atau genteng yang bertaburan.

Sementara rumah dan atau bangunan lain yang terdampak kerusakan sedang hingga berat sudah mulai ditangani sejak Jumat (1/11/2024) atau pasca kejadian.

"BPBD dan TNI-Polri bekerjasama untuk membantu situasi kebencanaan yang terjadi pada awal bulan November ini," katanya.

Makmuri pun mengimbau masyarakat untuk waspada jika terjadi hujan deras beserta angin kencang.

Dia pun mengingatkan warga untuk siaga jika terjadi potensi angin yang menyebabkan kerusakan rumah.

"Waspada musim hujan bercampur angin kencang yang berpotensi bencana angin puting beliung untuk menghindari adanya korban," katanya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved