Berita Lampung

Pria di Lampung Selatan Tewas Tersetrum gegara Bawa Bambu Senggol Kabel Listrik

Peristiwa pria tewas tersetrum itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Lampung Selatan pada Sabtu (7/12/2024) sore pukul 15.30 WIB.

Dokumentasi PLN Rayon Pringsewu
Layang-layang yang menyangkut di kabel listrik PLN. Pria di Lampung Selatan tewas tersetrum gegara bawa galah bambu senggol kabel listrik induk saat hujan lebat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung SelatanSeorang pria di Lampung Selatan tewas tersetrum gegara bawa galah bambu senggol kabel listrik induk.

Peristiwa pria tewas tersetrum itu terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Lampung Selatan pada Sabtu (7/12/2024) sore pukul 15.30 WIB.

Tepatnya di Dusun Sido Bakti, Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Kapolsek Candipuro AKP Farid Riyanto mengatakan, bahwa galah bambu yang hendak dipindahkan korban sepanjang 6 meter.

Korban meningga tersetrum warga Dusun Sido Bakti tersebut bernama Komang Aris Wijaya (22).

"Peristiwa itu terjadi saat korban memindahkan batang bambu yang berada di luar perkarangan untuk masuk ke dalam perkarangannya," ujar AKP Farid, Minggu (8/12/2024).

Saat itu hujan deras. Tak disangka bambu yang hendak dipindahkan dalam posisi tegak, pada ujungnya menyentuh kabel listrik induk.

Sentuhan itu menyebabkan korban tersengat listrik hingga terpental dan tidak sadarkan diri.

Sedangkan bambu yang dipegang korban terlepas dari genggaman. Saksi mata yang melihat kejadian itu langsung mendekati berusaha menolong korban.

Kemudian teriak untuk meminta bantuan warga.

Korban langsung dibawa ke Klinik Surya Candi Medika. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Saksi berinisiatif melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Candipuro. Hasil pemeriksaan petugas medis tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.

"Korban meninggal murni karena kecelakaan akibat tersetrum listrik, di mana bambu yang ia pegang menyentuh kabel listrik induk," ujarnya.

Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak melakukan visum terhadap korban.

Ia mengimbau memasuki musim penghujan masyarakat agar berhati-hati terhadap bahaya listrik. Sebab, kondisi cuaca ekstrem rentan bahaya listrik.

"Kami mengimbau apabila masyarakat melihat potensi bahaya listrik dan waspada mengenai jaringan listrik induk agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tuturnya. (TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved