Berita Terkini Nasional
Fakta Taruna IPDN Ditemukan Tewas Dalam Innova Bersama Mahasiswi di Jambi
Sejumlah fakta terungkap dari insiden tewasnya taruna IPDN dalam mobil Toyota Innova di Kota Jambi, bersama seorang mahasiswi.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jambi - Sejumlah fakta terungkap dari insiden tewasnya taruna IPDN dalam mobil Toyota Innova di Kota Jambi, bersama seorang mahasiswi.
Berdasarkan penelusuran, identitas korban perempuan diketahui berinisial DWA, berusia 21 tahun, mahasiswi asal Telanaipura, Kota Jambi.
Sementara korban pria adalah MDH, 22 tahun, seorang taruna IPDN atau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tinggal di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
Diketahui, penemuan jasad sejoli dalam mobil Innova itu terjadi tepatnya di halaman parkir di Trona Ekspres, Jalan Pattimura, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Rabu (7/5/2025) malam.
Mobil bernomor polisi BH 1062 ML itu diketahui sudah berada di lokasi sejak pukul 16.00 WIB.
Hal ini membuat warga Jambi gempar.
Sementara itu, terdapat sejumlah fakta soal penemuan Taruna IPDN dan mahasiswi di dalam mobil yang me;nyala tersebut.
Simak sejumlah fakta selengkapnya:
1. Korban Taruna IPDN dan Mahasiswi
Kedua korban itu diketahui berinisial DWA (21), seorang mahasiswi asal Telanaipura, dan MDH (22).
MDH sendiri merupakan seorang taruna dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang berdomisili di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.
2. Mobil Terparkir Dalam Kondisi Menyala Sejak Sore
Bermula dari kecurigaan seorang penjaga parkir, Tri Muhajirin, yang mengetahui mobil tersebut telah terparkir dengan kondisi mesin masih menyala sejak pukul 16.00 WIB.
Mobil tersebut tidak bergerak sama sekali.
Tri Muhajirin kemudian mendekati mobil itu dan mencoba mengetuk kaca mobil.
Namun tidak ada respons dari dalam mobil.
"Sudah mau closing jam 10, kita monitor keliling. Lihat mobil masih menyala," kata dia, dikutip dari TribunJambi.com.
Karena tidak ada tanggapan, ia segera memanggil rekannya untuk meminta pertolongan.
"Setelah polisi datang, baru dipecahkan kaca mobilnya," kata Tri.
3. Dugaan Awal Polisi
Dugaan awal menyebutkan bahwa keduanya meninggal akibat menghirup udara beracun dari sistem pendingin udara (AC) mobil yang masih dalam keadaan menyala.
Namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Ini diduga kecelakaan, kemungkinan karena keracunan AC. Tapi kami akan dalami lagi penyebab pastinya,” jelas Kapolresta Jambi, Kombes Pol Boy Siregar.
Kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Kota Baru dan tim Inafis Polresta Jambi.
4. Jenazah Sudah Diserahkan Keluarga
Tim INAFIS Polresta Jambi langsung mengevakuasi jenazah menggunakan kantong mayat dan membawanya ke rumah sakit dengan ambulans.
Kedua jenazah kini telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing.
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dan TribunJatim.com
BACA BERITA POPULER
| Resmi Tersangka, Dadan Hindayana Langsung Diseret ke Tahanan, Tangan Diborgol |
|
|---|
| Demi Habisi Nyawa Mantan Suami, Caleg Gagal Sewa Pembunuh Bayaran Rp139 Juta |
|
|---|
| Misteri Keberadaan Dadan Hindayana Usai Dicopot Prabowo, Ternyata Sudah Ditangkap |
|
|---|
| Kejanggalan Tewasnya Lansia Seusai Santap Sate, Keluarga: Bukan Kecurigaan |
|
|---|
| Detik-detik Dokter Muda Disetrum Begal Mobil, Selamat Berkat Aksi Heroik Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Fakta-Taruna-IPDN-Ditemukan-Tewas-Dalam-Innova-Bersama-Mahasiswi-di-Jambi.jpg)