Berita Terkini Nasional

Sebelum Ditemukan Tewas, Arya Daru Pangayunan Ternyata Sempat Janji Ajak Anak Liburan

Diplomat muda RI Arya Daru Pangayunan ternyata  sudah berjanji hendak mengajak anak-anaknya untuk bertamasya ke Candi Borobudur.

Editor: taryono
Dok.Istimewa
KEMATIAN DIPLOMAT MUDA - Tangkapan layar pada video CCTV yang menunjukkan aktivitas Diplomat Muda, Arya Daru, Senin (7/7/2025). Kamera pengawas itu menunjukkan jika Arya sempat membuang plastik hitam pada malam hari, sebelum ditemukan meninggal dunia Selasa (8/7/2025) pagi. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Diplomat muda RI Arya Daru Pangayunan ternyata  sudah berjanji hendak mengajak anak-anaknya untuk bertamasya ke Candi Borobudur di Magelang pekan depan sebelum ditemukan tewas di kosnya pada Selasa (8/7/2025). 

Hal tersebut diungkap oleh Kakak ipar korban, Meta Bagus.

”Minggu depan, katanya mau pada main ke Borobudur. Mungkin mau lihat-lihat, ada acara apa atau mau jalan-jalan sama anak-anaknya karena Daru-nya kan mau persiapan untuk tugas barunya,” ujar Bagus.

Bagus mengenal Daru sebagai sosok yang ramah dan menyenangkan. 

Meski sibuk dengan pekerjaannya sebagai diplomat, Daru juga disebut Bagus selalu menyempatkan waktu untuk melakukan panggilan video dengan istri dan anak-anaknya.

Bahkan, sebelum meninggal, Daru juga sempat menemani anaknya bermain piano melalui panggilan video.

Diketahui, diplomat RI yang ditemukan tewas di kamar kosnya Arya Daru Pangayunan disebut tidak memiliki gelagat aneh sebelum meninggal dunia. 

Arya Daru Pangayunan ditemukan tewas di kosnya pada Selasa (8/7/2025). Pria berusia 39 tahun itu ditemukan dengan wajah penuh tertutup lakban hingga seluruh kepala.

Jasad Arya Daru pertamakali ditemukan penjaga kos yang awalnya diminta tolong oleh istri korban mengecek kondisi suami saat tidak bisa dihubungi Selasa dini hari.

Anehnya polisi tidak menemukan tanda-tanda pembunuhan dalam kasus tersebut. Misalnya saja hasil visum Arya Daru tidak menunjukan tanda-tanda kekerasan. 

Pun tidak ada kerusakan pada pintu smartlock kamar kos Daru. Daru juga tewas di dalam kamar kos yang sudah terkunci dari dalam.

Pun sidik jari pada lakban hanya ada sidik jari korban.

Dari temuan Polisi, muncul dugaan Daru sengaja mengakhiri hidupnya dengan menutup jalur nafas.

Namun demikian Kakak ipar korban, Meta Bagus mengungkapkan bahwa adik iparnya tidak memiliki tanda-tanda depresi atau hendak mengakhiri hidup. 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved