Piala Dunia 2026

Undian Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Hadapi Irak dan Arab Saudi

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan Indonesia tergabung di grup cukup sulit pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026

Tayang:
Editor: Teguh Prasetyo
Tribunnews/Herudin
OPTIMISTIS - Ilustrasi Timnas Indonesia saat mengalahkan China pekan lalu. Indonesia akan melawan tuan rumah Jepang di Suita City Football Stadium Osaka, Selasa (10/6/2025) mendatang. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan bahwa Indonesia tergabung di grup cukup sulit pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KUALA LUMPUR - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan bahwa Indonesia tergabung di grup cukup sulit pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Drawing atau undian ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia baru saja selesai dilakukan di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/7/2025).

Hasilnya, Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Irak dan Arab Saudi yang akan menjadi tuan rumah di babak keempat ini.

Pada prosesi pengundian ini, Timnas Indonesia diwakili oleh sang pelatih, Patrick Kluivert, dan manajer tim, Sumardji, yang hadir langsung di tempat.

Menyoal hasil undian, Kluivert tak menampik jika tim asuhannya tergabung dengan grup yang cukup sulit.

"Tentu saja semua tahu ini adalah grup yang sulit," kata Patrick Kluivert selepas undian kepada KOMPAS.com, Kamis (17/7/2025).

Kendati demikian, pria asal Belanda itu tetap yakin Indonesia bisa bersaing lantaran sebelumnya sudah pernah bertemu dengan Irak dan Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini.

Rekornya sekali imbang dan sekali menang ketika bersua Arab Saudi.

Sementara, skuad Garuda menelan dua kekalahan dari Irak.

"Kita sudah mengenal Arab Saudi dan menghadapi mereka di grup. Irak juga adalah lawan yang tangguh," ujar Kluivert.

Tak ingin terpaku dengan hasil di pertemuan sebelumnya, eks pelatih Timnas Curacao menyatakan bakal mempersiapkan tim dengan baik untuk bisa meraih hasil maksimal di putaran keempat ini.

Namun, Kluivert juga menekankan untuk bersikap realistis terhadap hasil yang akan didapat Timnas Indonesia.

"Yang terpenting adalah mempersiapkan diri dengan baik untuk kedua laga," ujar Kluivert.

Sementara Manajer Timnas Indonesia, Sumardji menilai situasi tersebut membuat Indonesia sudah sangat familiar dengan kekuatan kedua tim. Hal ini bisa membuat para penggawa Garuda bisa mengukur kekuatan lawan baik kelebihan maupun kelemahannya.

“Kalau saya sendiri menilai dengan sudah kami bertemu (Arab Saudi dan Irak), kami jadi sudah bisa mengukur kekuatan lawan,” kata Sumardji.

“Kami jadi tahu bagaimana kelebihan dan kekurangan Saudi dan kelemahan kelebihan Irak, sama-sama pernah kami hadapi pernah kami lawan,” ucapnya.

Ia juga akan memastikan tim asuhan Patrick Kluivert tampil bertarung sekuat tenaga.

“Tentu kami sudah pernah sama-sama menghadapi bagaimana Saudi dan Irak saat sekarang ini yang harus kami persiapkan siapapun lawannya kami harus fight,” ujar Sumardji.

Dengan tampil fight, Timnas Garuda bisa semakin dekat untuk mendapatkan hasil maksimal.

Karena ia ingin Indonesia bisa juara grup dan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026.

“Karena kami menginginkan langsung lolos tidak harus pakai ronde lima, sehingga tadi dengan hasil yang ada kami harus dipersiapkan dengan baik,” paparnya.

Sumardji yakin Indonesia bisa mengalahkan Irak dan Arab Saudi di Grup B nanti.

“Yakin Irak dan Arab Saudi Insya Allah bisa dikalahkan,” yakin Sumardji.

Satu Putaran

Timnas Indonesia kembali bertemu Irak dan Arab Saudi di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup B. Sementara Grup A akan dihuni oleh Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Ronde keempat ini akan digelar di lokasi terpusat (home tournament) masing-masing grup di Qatar dan Arab Saudi, pada 9-14 Oktober 2025.

Memakai sistem satu putaran (round-robin), juara masing-masing grup akan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Ketentuan di ronde keempat ini, runner-up masing-masing grup akan saling beradu di fase knock out dua leg pada 13 dan 18 November 2025.

Pemenangnya akan mewakili federasi AFC di ronde kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 pertarungan antar-konfederasi—jalan terakhir menuju Piala Dunia 2026.

(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved