Berita Terkini Artis

Pasha Ungu Bantah Mundur sebagai Anggota DPR RI

Vokalis band Ungu sekaligus anggota DPR RI, Pasha diisukan mundur sebagai anggota DPR RI seusai kabar kenaikkan gaji.

Editor: taryono
Instagram/@adeliapasha
BANTAH MUNDUR - Pasha Ungu dan istrinya. Pasha Ungu Bantah Mundur sebagai Anggota DPR RI. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Vokalis band Ungu sekaligus anggota DPR RI, Pasha diisukan mundur sebagai anggota DPR RI seusai kabar kenaikkan gaji. Mengenai kabar miring tersebut, politikus PAN itu buka suara. Ia pun menegaskan tak pernah ada niatan pengunduran diri.

"Saya bilang ya enggaklah. Ini kan enggak main-main, mundur dari DPR itu enggak main-main saya kira," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Menurut Pasha, sebagai wakil rakyat, ia tidak bisa begitu saja meninggalkan amanah yang sudah diberikan kepadanya. "Kita kan punya tanggung jawab, punya amanat besar dari masyarakat, khususnya dapil saya, untuk mewakili aspirasi mereka," ungkapnya.

Baru genap setahun menjabat di DPR, Pasha menilai tidak pantas jika dirinya tiba-tiba memutuskan mundur. "Nah kalau kemudian satu tahun juga belum tiba-tiba main mundur, ya saya kira kurang kesatria," tutur Pasha.

Lebih lanjut, ia menyadari isu seperti ini sulit dicegah karena derasnya arus pemberitaan di luar. Apalagi banyaknya konten hoaks di sosial media. 

Menurut Pasha Ungu, angka kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR, sudah melalui perhitungan dan mekanisme. "Dalam hal penempatan pendapatan, perhitungan-perhitungan yang dilakukan DPR kan sudah melalui berbagai mekanisme, sudah dihitung," kata Pasha di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Pasha menambahkan, tunjangan tersebut diberikan karena tidak semua anggota DPR berdomisili di Jakarta. "Kan anggota DPR tidak semuanya tinggal di Jakarta. Ada yang dari Papua, ada yang dari Aceh, ada yang dari pelosok NTT, ada yang dari Sulawesi Utara, yang untuk ke sini cukup jauh dan biayanya juga cukup besar," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Pasha, pemberian tunjangan sudah disesuaikan dengan kebutuhan agar para anggota DPR dapat menjalankan tugasnya secara baik. "Artinya begini, semua sudah dihitung secara baik. Sehingga kebutuhan akses maupun dukungan lain bagi anggota DPR untuk bekerja sudah terpenuhi," jelas Pasha.

Menanggapi sorotan publik yang menilai tunjangan sebesar Rp50 juta terlalu besar, Pasha menilai diskusi soal hal tersebut sebaiknya tidak dilakukan di ruang publik. "Bahwa kemudian ada masyarakat yang menganggap kok seolah-olah berlebihan, misalnya buang-buang uang rakyat, ya ini kan tidak bisa dibicarakan di meja yang bebas. Ini harus kita dudukkan bersama," ungkap Pasha.

Baca juga: Bantah Isu Mundur dari DPR, Pasha Ungu Sebut Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan Sudah Dihitung Baik

(Tribunlampung.co.id/Tribunnews.com) 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved