Advertorial
Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG di Lampung Aman Pasca Lebaran
Pasokan LPG, khususnya LPG subsidi 3 kg, berada dalam kondisi aman dan mencukupi baik selama Idul Fitri maupun pasca Idul Fitri.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan ketersediaan Gas LPG di Lampung aman dan mencukupi pasca lebaran.
Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memantau ketersediaan LPG ke sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Lampung, Sabtu (28/3/2026).
Monitoring ini bertujuan untuk memastikan distribusi LPG berjalan lancar serta stok tetap terjaga di seluruh rantai pasok hingga ke masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto, menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan seluruh stakeholder guna menjamin kelancaran penyaluran LPG.
Pertamina Patra Niaga, kata Rusminto, memastikan bahwa pasokan LPG, khususnya LPG subsidi 3 kg, berada dalam kondisi aman dan mencukupi baik selama Idul Fitri maupun pasca Idul Fitri.
"Kami melakukan pemantauan langsung bersama BPH Migas di SPBE wilayah Lampung untuk memastikan distribusi berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Rusminto dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).
Komite BPH Migas, Erika Retnowati, turut menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif Pertamina dalam menjaga ketahanan energi di daerah.
“Kami bersama Pertamina telah melakukan pengecekan langsung di lapangan, khususnya di SPBE, untuk memastikan bahwa stok LPG tersedia dan proses distribusi berjalan dengan baik," kata Erika.
"Secara umum, kondisi di wilayah Lampung terpantau aman dan terkendali,” ungkapnya.
Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat yang terjadi selama dan setelah Idulfitri.
Langkah-langkah antisipatif seperti penambahan fakultatif serta optimalisasi distribusi telah dilakukan guna menjaga ketersediaan energi tetap stabil.
Masyarakat diimbau untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) serta ketersediaan yang lebih terjamin.
Bagi masyarakat yang mampu, Pertamina juga mendorong penggunaan LPG non-subsidi seperti Bright Gas agar LPG subsidi dapat lebih difokuskan bagi masyarakat yang berhak.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan energi nasional serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pantau-pasokan-LPG-di-Lampung-dok.jpg)