Advertorial
BPJS Ketenagakerjaan-Pemkab Tulangbawang Barat Percepat Universal Coverage Jamsostek 2026
BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan Pemkab Tulangbawang Barat dalam mempercepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen perluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Asistensi dan Monitoring Evaluasi (Monev) Percepatan Capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) Tahun 2026 bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat.
Kegiatan asistensi dan monev yang diinisiasi secara nasional ini menjadi bagian penting dalam strategi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan berjalan optimal di tingkat daerah.
Kegiatan digelar Senin (20/4/2026) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan kepesertaan pekerja sektor informal dan kelompok pekerja rentan yang selama ini masih memiliki tingkat perlindungan yang relatif rendah.
Melalui sinergi ini, diharapkan setiap pekerja, baik formal maupun informal, dapat memperoleh akses terhadap perlindungan dasar seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Perwakilan dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dalam arahannya menegaskan program UCJ merupakan bagian integral dari Sistem Jaminan Sosial Nasional yang bertujuan memberikan perlindungan menyeluruh terhadap risiko sosial ekonomi masyarakat.
Hal ini sejalan dengan upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan secara inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Eri Budi Santoso, S.Sos., M.H menyampaikan komitmen penuh dalam mendukung percepatan UCJ.
Kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi kunci dalam memastikan seluruh tenaga kerja di wilayah tersebut mendapatkan perlindungan yang layak.
BPJS Ketenagakerjaan juga terus mendorong optimalisasi peran pemerintah daerah dalam hal sinkronisasi data pekerja, penguatan regulasi, serta alokasi dukungan program yang tepat sasaran.
Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kepesertaan, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam menekan angka kemiskinan ekstrem melalui perlindungan sosial yang komprehensif.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Tengah Indra Fitriawan menyampaikan harapannya agar sinergi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat.
“Melalui kegiatan asistensi dan monitoring evaluasi ini, kami berharap percepatan capaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Tulangbawang Barat dapat berjalan maksimal," ujar Indra.
"BPJS Ketenagakerjaan siap terus mendampingi dan bersinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan sosial yang menyeluruh,” sambung Indra.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat, diharapkan target Universal Coverage Jamsostek Tahun 2026 dapat tercapai secara optimal, sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat pekerja di daerah tersebut.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bpjs-ketenagakerjaan-pemkab-tubaba-jamsostek1.jpg)