Kasihan, Dianggap Jelek dan Gendut Wanita Ini Dienyahkan dari Bar
Seorang perempuan menceracau di media sosial pascadiusir dari Neighbourhood, satu bar eksklusif di Spinningfields, Manchester
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MANCHESTER - Seorang perempuan menceracau di media sosial pascadiusir dari Neighbourhood, satu bar eksklusif di Spinningfields, Manchester, Inggris, Kamis (12/03/2015) malam waktu setempat.
Menurut Stacey Owen, perempuan itu, doormen (petugas penjaga pintu), mengadangnya dan tidak memberinya izin untuk masuk. Sementara, dua rekannya dibiarkan lewat.
"Dia menyebutkan bahwa saya tidak cukup cantik untuk masuk ke bar. Penampilan saya, wajah saya, tidak menarik, dan tubuh saya terlalu gemuk. Ini sangat tidak adil. Saya sanggup membayar minuman apapun di sana, namun saya mendapatkan perlakuan yang sangat tidak manusiawi," katanya pada Manchester Evening Standard yang dikutip Inquisitr, Sabtu (14/03/2015).
Perempuan asal Droylsden ini lebih lanjut mengemukakan, ia sempat tak percaya dan mengira salah dengar.
Ia menanyakan sekali lagi pada penjaga pintu tersebut, alasan ia tidak diizinkan masuk. Dan jawaban yang diterimanya tetap sama.
"Saya memang bukan supermodel. Bukan aktris. Bukan perempuan cantik. Tapi saya merasa tidak terlalu jelek dan terlalu gendut. Saya pembeli dan saya sanggup membeli. Saya tidak pernah tahu, bahwa di era sekarang, di tengah kota yang modern seperti Manchester, masih ada pemikiran dan peraturan yang menyedihkan seperti ini," sebutnya.
Ceracau Stacey Owen mendapatkan banyak respon di media sosial. Umumnya mengecam sikap diskriminatif ini. Belum ada tanggapan dari pihak Neighbourhood.(ags)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/diusir-dari-bar.jpg)