TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pria yang diserang oleh seekor harimau saat ia tidur, akhirnya berbicara setelah lebih dari dua dekade bersembunyi 'di balik topeng'.
Hashmot Ali terluka parah setelah diserang oleh hewan tersebut saat ia berada di sebuah kapal di hutan Bangladesh.
Ayah tiga anak ini akhirnya membatasi dirinya ke desa tempat tinggalnya karena dia tidak ingin 'dinilai jelek oleh orang lain'.
Kini, pria berusia 45 tahun itu akan melakukan perjalanan delapan jam ke ibu kota negara Dhaka untuk melakukan operasi yang mengubah hidup.
Hashmot berkata:
"Saya sangat membutuhkan operasi untuk wajahku yang kini sedang cacat."
"Saya merasa sangat penting agar penampilan saya kembali normal."
"Saya ingin menjalani hidup saya dengan bangga."
"Saya tidak ingin bersembunyi di balik topeng ini lagi."
"Saya telah cukup banyak bersembunyi, sekarang saya ingin hidup dengan sukacita bersama anak-anak saya."
Kembali ke peristiwa mengerikan itu, Hashmot sejatinya sedang bekerja sebagai nelayan.
Saat ia sedang tidur di sebuah perahu, ia berlabuh di sebuah hutan.
Kemudian harimau tersebut menyerangnya dan meninggalkannya dengan luka wajah yang parah.
Hashmot menjalani beberapa operasi sejak serangan terjadi.
Ini dilakukan dalam upaya untuk merekonstruksi sisi kiri wajahnya, termasuk tiga upaya cangkok kulit yang tidak berhasil.
Hashmot melanjutkan:
"Jika wajah saya bisa diperbaiki, saya akan bisa pergi kemanapun saya mau tanpa merasa malu."
"Saya bermimpi dan berharap bisa berbaur dengan orang-orang dengan mudah dan nyaman."
Hashmot, yang tinggal bersama istri, dua anak laki-laki, dan satu anak perempuan mereka, akan bertemu dengan dokter yang akan menawarkan perawatan untuk merekonstruksi wajahnya, menggunakan kulit dari bagian lain tubuhnya.
Jika Hashmot memutuskan untuk terus menjalani operasi ini, dia akan menjalani prosedur selama dua tahun, tapi ini bisa memberinya kehidupan yang sangat dia rindukan.
Shakila Akter, istri Hashmot, mengatakan:
"Kami akan sangat senang jika Hashmot disembuhkan."
"Seluruh keluarga saya senang memiliki Hashmot yang sehat dan normal bersama kami."
"Dia tidak perlu menyembunyikan dirinya dari orang biasa."