Cenderung Diabaikan, Kenali 8 Tanda Lain Leukimia Pada Anak Selain Memar

Penulis: Reny Fitriani
Editor: Reny Fitriani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Memar bisa jadi tanda leukemia anak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Leukimia adalah kanker jaringan pembentuk darah tubuh, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik.

Leukemia biasanya melibatkan sel darah putih yang biasanya digunakan sebagai pertahanan tubuh.

Pada seseorang dengan kondisi leukimia, sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih yang abnormal sehingga tidak berfungsi dengan baik.

Leukemia adalah sejenis kanker darah yang memengaruhi sel-sel darah tubuh, diproduksi oleh sumsum tulang, akhirnya menghancurkan sel-sel darah yang sehat.

Kanker ini bisa terjadi pada setiap usia, termasuk pada anak-anak.

Sayangnya, beberapa gejala kanker ini pada anak terkadang dianggap sepele bahkan cenderung diabaikan, misalnya saja kondisi memar.

Awas, 6 Penyakit Ini Mengintai Jika Sering Marah-marah

Memar biasa terjadi pada anak khususnya pada usia kala mereka sedang aktif dalam bermain serta aktivitas fisik lainnya.

Namun, memar tanda penyakit leukimia berbeda dengan memar biasanya, Moms.

Bila Moms sering melihat anak sangat mudah memar saat jatuh ringan, bisa jadi merupakan tanda dari leukimia, Moms.

Selain memar, ada juga 8 tanda lain yang bisa Moms perhatikan bila Si Kecil mengalaminya seperti yang dikutip dari Nakita.id

Waspada Moms, Anak dengan Ciri Berikut Berisiko Tinggi Leukimia Seperti Putri Denada

1. Pendarahan hidung atau mimisan

Mimisan pada anak bisa disebabkan karena berbagai faktor misalnya saja cuaca panas atau cedera pada hidung.

Pada leukimia, mimisan ini akan sering terjadi namun tanpa sebab yang jelas.

Mimisan bisa terjadi secara konstan, pada waktu yang acak akrena pembuluh darah di hidung menjadi lebih lemah ketika anak terkena kanker ini.

2. Nafsu makan yang buruk

Ketika seorang anak dipengaruhi oleh leukemia, sel-sel bisa mulai menumpuk di lambung dan limpa.

Hal ini bisa menyebabkan usus memproduksi lebih sedikit cairan dalam pencernaan, sehingga mengurangi rasa lapar.

3. Infeksi

Bila anak Moms sering terkena infeksi tertentu dan sulit sembuh, Moms sebaiknya mewaspadai adanya gejala leukimia.

Hal ini karena leukimia memengaruhi sel darah putih dan mulai menghancurkannya secara perlahan.

Sel darah putih sangat penting untuk melawan penyakit dan agen penyebab infeksi, sehingga leukemia dapat menurunkan kekebalan tubuh.
 
4. Sakit Perut

Sekilas sakit perut sering kali dikaitkan dengan masalah pencernaan seperti maag maupun infeksi usus.

Namun ternyata tak hanya itu saja Moms karena sakit perut bisa juga diakibatkan oleh leukemia.

Hal ini karena leukemia juga bisa memengaruhi jaringan yang ada di lambung maupun organ pencernaan lainnya.
 
5. Pernapasan

Darah bisa mengalir ke setiap organ tubuh, termasuk organ pernapasan, khususnya paru-paru.

Oleh karena itu, gangguan pernapasan seperti kesulitan bernapas atau mengi bisa saja menjadi salah satu indikator adanya kanker leukemia.
 
6. Nyeri Sendi

Moms jangan anggap sepele bila Si Kecil mengeluh nyeri sendi seperti di lutut, siku, maupun punggung.

Hal ini karena leukemia bisa juga memengaruhi sendi.

Penumpukan sel kanker dalam darah di sekitar sendi bisa menyebabkan peradangan dan rasa sakit.

7. Anemia

Anemia adalah suatu kondisi di mana sel-sel darah merah dalam tubuh menurun yang mengakibatkan kelemahan dan gejala lainnya.

Bila Moms melihat gejala anemia pada anak, seperti pusing, kelelahan, kehilangan nafsu makan, sebaiknya juga patut mewaspadai kemungkinan leukemia.

8. Pembengkakan

Gejala leukemia lain yang mungkin tampak ialah adanya pembengkakan.

Jika Moms melihat ada pembengkakan di bagian-bagian seperti ketiak, sendi, leher, tulang selangka, sebaiknya wasapadai.

Sel-sel kanker dapat memengaruhi kelenjar getah bening yang terletak di daerah-daerah tubuh dan menyebabkan pembengkakan.

Keluarga artis yang idap leukimia

beberapa artis yang harus mengalami hal yang sama.

Mereka berjuang untuk menemani anggota keluarga mereka yang didiagnosa mengidap kanker darah itu.

Siapa saja mereka?

1. Ferry Wijaya - Ririn Ekawati

Tribun Style
Ririn Ekawati dan almarhum Ferry Wijaya

Suami Ririn Ekawati, Ferry Wijaya meninggal dunia pada tahun 2017 silam.

Ririn sebenarnya sudah mengetahui bahwa suaminya mengidap leukimia sejak mereka belum menikah.

Dilansir dari kompas, Ririn dan almarhum Ferry berusaha sabar dan menerima kondisi Ferry.

Bahkan Ririn marah saat sang suami tak mau berobat.

Usai Ririn hamil, Ferry bersedia berobat.

Namun Ferry akhirnya meninggal dunia dan meninggalkan seorang putri di pangkuan Ririn.

2. Amidala Keisha Arifan - Fajar Arifan

 
Fajar Arifan, istri dan putrinya

Fajar Arifan merupakan pemain drum ALEXA.

Ia dan istrinya harus kehilangan putri mereka, Amidala pada 31 Januari 2013 lalu.

Sebelumnya, Fajar dan sang istri harus berjuang merawat sang putri yang divonis leukimia.

Amidala divonis menderita penyakit ganas itu sejak berusia 3 bulan.

Dilansir dari Kompas, Amidala juga menderita demam berdarah dan ada amoeba dalam darahnya saat mengidap leukimia.

Sayang setelah lama dirawat, Amidala akhirnya tak bertahan.

Gadis kecil itu meninggal dunia pada usia 18 bulan.

3. Muhammad Rizky Khalid - Muhammad Farhan

Kompas.com/Wardah Fajri
Farhan dan Anaknya

Artis dan presenter Farhan harus rela kehilangan sang putra, Kiky yang meninggal dunia pada usia 16 tahun.

Dilansir dari Bangka Pos, Kiky meninggal dunia pada Minggu (20/12/2015).

Sebelum meninggal, Farhan setia menemani sang putra yang mengidap leukimia dan koma selama 8 hari.

Farhan juga harus sabar menghadapi Kiky yang juga menyandang autisme.

Dilansir dari Kompas, Farhan dan keluarganya baru mengetahui bahwa Rizky mengidap leukimia sekitar 3 minggu terakhir sebelum Rizky berpulang.

Awalnya mereka mengira bahwa Kiky menderita semacam virus.

Saat ketahuan, ternyata Rizky sudah mengidap leukimia stadium akhir.

Belum sempat dikemoterapi, Rizky sudah koma dan akhirnya meninggal dunia.

Sumber: Nakita.id/Grid.id

Berita Terkini