Laporan Reporter Tribunlampung.co.id Jelita Dini Kinanti
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pasar Perumnas Wayhalim mendapatkan juara pertama dalam Anugerah Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Tingkat Nasional yang diselenggarakan BBPOM pusat.
Rencananya penghargaan akan diberikan pada awal Oktober 2020.
Pasar Perumnas Wayhalim berada di tengah-tengah lingkungan perumahan Perumnas Wayhalim Bandar Lampung.
Pasar ini sudah berdiri puluhan tahun lalu.
Pasar semula masih tradisional, namun beberapa tahun lalu telah direnovasi menjadi pasar yang lebih modern.
Para pedagang ditata sesuai klaster barangnya atau komoditas yang dijajakan.
Para pedagang sayur dikumpulkan jadi satu, begitu juga pedagang ikan dan daging.
Hal serupa berlaku juga untuk pedagang bahan-bahan makanan kering, baju, hingga kosmetik.
Sehingga masyarakat mudah mencari barang-barang yang dibutuhkan.
Seluruh komoditas yang dijual di pasar ini terlihat segar, baru dan bersih.
Aroma bau yang biasanya tercium di pasar-pasar tradisional juga relatif tidak ada.
Kecuali memang di area lapak penjual ikan dan daging yang memang tercium aroma amis.
Petugas kebersihan terlihat rutin membersihkan lantai dari sampah-sampah.
Saat Tribunlampung.co.id memantau, petugas kebersihan di pasar ini terlihat sudah dua kali berkeliling membersihkan pasar.
Petugas kebersihan, pedagang, dan pembeli tampak mengikuti protokol kesehatan.
Mereka menggunakan masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan mereka sering terlihat mencuci tangan di tempat yang disediakan di depan pintu masuk pasar.
Salah seorang pedagang yang menjual ayam ungkep, singkong, mantang, dan kacang, Cholida (37) mengatakan, Pasar Wayhalim memang pantas mendapatkan juara karena semua yang dijual di sini segar, bersih, selalu baru, dan tidak menggunakan bahan berbahaya.
"Pedagang di sini sangat menjaga kesegaran dan kebersihan barang yang dijualnya. Tidak ada yang dijual yang kemarinnya belum laku. Seperti ayam ungkep saya selalu segar, baru, dan bersih. Kalau tidak laku hari ini, tidak akan saya jual lagi besok," kata Cholida.
Pedagang tahu, bakso, tempe, ayam ungkep, Rian (27) juga merasa memang pasar ini pantas mendapatkan juara, karena memang semua pedagang tidak asal-asalan dalam menjual.
"Bagi pedagang di sini, kesegaran, kebersihan, dan keamanan yang dijual adalah yang utama. Tidak ada yang belum laku dijual keesokan harinya dan tidak ada yang menggunakan bahan berbahaya seperti formalin," kata Rian.
Rian sendiri juga menjual tahu, bakso, tempe, dan ayam ungkep sehat, bersih, dan aman.
Ayam ungkep dan tempenya, selalu baru setiap hari.
Ayam ungkep dan tempe dibuat sendiri.
Sementara tahu dan bakso selalu diambil Rian setiap hari di rumah pamannya.
Seorang pembeli Putri (30) mengatakan, selalu berbelanja ke Pasar Perumnas Wayhalim.
Alasannya, karena pasarnya bersih, barang yang dijual selalu segar, lengkap, juga dekat dengan rumahnya.
Warga lain Anastasia (33) juga beberapa kali belanja ke Pasar Perumnas Wayhalim.
"Saya suka belanja ke sini karena bersih, bahan makanan selalu segar, tidak ruwet, dan lengkap. Selain itu di sini juga pedagangnya ramah semua," urai pegawai salah satu dinas di Provinsi Lampung itu.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung Adiansyah mengaku bangga terhadap pengelolaan Pasar Perumnas Wayhalim yang berhasil mendapat juara pertama.
Ia berharap Pasar Perumnas Wayhalim bisa menjadi contoh pasar lainnya.
"Kami memang mendaftarkan Pasar Perumnas Wayhalim untuk ikut pemilihan pasar aman dari bahan berbahaya, karena memang kami lihat pasar ini masih baru, semua yang dijual segar, tidak ada bahan berbahaya, dan tertib ukur," kata Adiansyah
Menurutnya penilaian pasar telah dilakukan pada bulan Februari 2020 Pengumuman pada bulan April 2020, dan penghargaan rencananya baru akan diberikan Oktober 2020 karena ada pandemi Corona
Kabid Infokom BBPOM Bandar Lampung Zamroni mengatakan, diraihnya juara 1 Anugerah Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, setelah BBPOM pusat melakukan penilaian langsung ke Pasar Perumnas Wayhalim
Berdasarkan penilaian tersebut, tidak ditemukan adanya bahan berbahaya apapun di sana.
Semua yang dijual aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
Anugerah Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Tingkat Nasional sebenarnya bukan hanya ada di tahuh ini. Tapi sejak sejak tahun 2014, anugerah tersebut sudah ada.
Tahun ini Lampung mengajukan Pasar Perumnas Wayhalim untuk mengirim anugerah tersebut, karena sejak tahun 2019 pasar tersebut memang sudah ditetapkan sebagai pasar sehat layak pangan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. (Tribunlampung.co.id/jelita dini kinanti)