Lampung Selatan

Anak-anak di Bawah Usia 12 Tahun Dilarang Menyeberang Pelabuhan Bakauheni Lampung

Editor: Kiki Novilia
Ilustrasi penumpang di Pelabuhan Bakauheni. Anak-anak di Bawah Usia 12 Tahun Dilarang Menyeberang Pelabuhan Bakauheni Lampung

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) saat ini melarang calon penumpang anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk menyeberang di Pelabuhan Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan.

"Anak-anak usia 6-12 tahun tidak dapat menyeberang, karena mereka tidak bisa divaksin," kata Solikin, Sabtu (4/9/2021).

"Karena salah satu syarat menyebarang di Pelabuhan Bakauheni yakni harus sudah di vaksin. Minimal vaksin tahap pertama. Begitu peraturan dari pemerintah pusat terkait PPKM level 2, 3 dan 4 Jawa-Bali dan di luarnya," ungkapnya.

Namun, jika penumpang tersebut dalam keadaan mendesak dan terpaksa harus membawa serta anaknya, pihaknya akan memberikan perlakukan khusus.

"Kalau mengikuti intruksi PPKM dari pemerintah, anak-anak tidak diperbolehkan menyebrang. Namun jika dalam keadaan urgent dan memang harus membawa anaknya, kami berikan perlakuan khusus. Tapi dengan catatan itu dalam keadaan mendesak ya," ungkapnya.

Baca juga: Buaya Seberat 100 Kilogram di Lampung Selatan Diserahkan ke Balai Konservasi

"Penumpang yang membawa anaknya menyembrang harus membawa surat keterangan yang menjelaskan kenapa anaknya harus dibawa," ucapnya.

Syarat Menyeberang

Saat ini terdapat 3 syarat yang harus dipenuhi penumpang jika hendak menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Genderal Manager ASDP Indonesia Ferry (Persero) Solikin.

"Penumpang wajib membawa sutar keterangan sudah di vaksin, minimal tahap pertama. Karena data yang ada di sertifikat vaksi tersebut nantinya akan diintegrasikan dengan pelayanan tiketing kami Ferizy," kata Solikin saat dikonfirmasi, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Warga Lampung Selatan Tangkap Buaya Muara Sepanjang 4 Meter di Dalam Tambak Udang

"Selain sertifikat vaksin, syarat lainnya yakni membawa surat tes rapid antigen atau swab PCR. Pelabuhan Bakauheni tetap melayani rapid antigen di dalam pelabuhan. Syaratnya harus memiliki sertifikat vaksin," sambungnya.

Solikin menjelaskan, untuk penumpang yang belum di vaksin dengan alasan penyakit tertentu wajib melampirkan surat keterangan sakit.

"Bagi penumpang yang belum di vaksin, masih diperbolehkan menyebrang asalkan ada surat keterangan sakit dari dokter, rumah sakit ataupun puskesmas. Yang dapat dipertanggungjawabkan kebenerannya," kata Solikin.

Baca juga: Kecelakaan di Tol Bakter Lampung Selatan, Truk Tersangkut di Badan Fuso

"Kalau hanya mengatakan saya tidak bisa di vaksin karena memiliki riwayat penyakit tertentu, kami tidak bisa memberikan rekomendasi perjalanan," pungkasnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )