Berita Lampung

RS Urip Sumoharjo Gelar Halal Bihalal, Pererat Silaturahmi dan Tanamkan Semangat Saling Memaafkan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENUH KEHANGATAN - Suasana halal bihalal di Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Minggu (20/4/2025).

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti ruang training center Rumah Sakit Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, Minggu (20/4/2025).

Meski gema takbir Idul Fitri telah berlalu, keluarga besar RS Urip Sumoharjo tak ingin melewatkan momen Syawal tanpa saling bersua dalam kebersamaan, melalui acara halal bihalal yang digelar dengan penuh kesederhanaan namun sarat makna.

Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen, dokter, tenaga medis, hingga karyawan dari berbagai divisi.

Satu per satu saling bersalaman, mengucapkan maaf lahir dan batin, mengikis segala perbedaan dan kesalahpahaman yang mungkin terjadi selama bekerja bersama dalam satu atap pelayanan kesehatan.

Komisaris Utama PT Gunung Sulah Medika, dr Taufiqurrahman, dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momen ini sebagai ajang introspeksi dan mempererat ukhuwah.

“Idul Fitri memang telah kita lalui, namun semangat Syawal masih terus hidup di tengah-tengah kita. Halal bihalal ini adalah kesempatan untuk membuka hati, saling memaafkan, dan menghapus luka-luka kecil yang mungkin timbul dalam keseharian kita, baik dalam pekerjaan maupun interaksi pribadi,” ungkap dr Taufiqurrahman dengan penuh ketulusan.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan sebuah lembaga, khususnya rumah sakit, bukan hanya terletak pada kecanggihan alat atau bangunan megah, tetapi juga dalam ikatan hati dan rasa saling peduli antarsesama.

“Semoga semua amal ibadah kita selama Ramadan diterima oleh Allah SWT, dan kebersamaan yang kita bangun hari ini menjadi pondasi kuat untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan hati yang ikhlas,” lanjutnya.

Acara berlangsung sederhana namun sarat dengan kehangatan, dimulai dengan doa bersama, kemudian diikuti dengan tradisi saling berjabat tangan, dan ditutup dengan ramah tamah yang menambah suasana akrab di antara para pegawai.

Momen halal bihalal ini menjadi pengingat bahwa di balik kesibukan melayani pasien, ada ruang untuk saling memahami, menghargai, dan memaafkan.

Sebuah nilai kemanusiaan yang menjadi pondasi utama bagi seluruh insan di lingkungan RS Urip Sumoharjo dalam menjalankan tugas mulia mereka.

“Semoga acara ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga menjadi penyegar semangat kita dalam menjaga kebersamaan dan kekompakan agar RS Urip Sumoharjo semakin maju dan menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam kebersamaan dan kekeluargaan,” pungkas dr Taufiqurrahman.

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Berita Terkini