Berita Lampung
Polres Pringsewu Bahas Kredit dengan Perbankan
Kapolres Pringsewu AKBP M Yunus Saputra memimpin pertemuan strategis dengan pimpinan sejumlah perbankan besar di Kabupaten Pringsewu.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Polres Pringsewu mengambil langkah proaktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kapolres Pringsewu AKBP M Yunus Saputra memimpin pertemuan strategis dengan pimpinan sejumlah perbankan besar di Kabupaten Pringsewu.
Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Pringsewu pada Rabu (1/10/2025) itu dihadiri para pimpinan cabang bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Pertemuan ini membahas optimalisasi penyaluran kredit bagi masyarakat, khususnya terkait dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun yang selama ini mengendap di Bank Indonesia.
Yunus menekankan pentingnya peran perbankan dalam memperlancar akses pembiayaan, sekaligus memastikan tidak ada praktik diskriminatif dalam pemberian kredit.
“Harus dicegah diskriminasi. Jangan sampai hanya pengusaha besar yang semakin diuntungkan, sementara pelaku usaha kecil kesulitan mendapatkan akses. Kita ingin kesempatan yang adil bagi semua warga untuk berkembang,” katanya.
Dalam diskusi, ungkapnya, muncul sejumlah hambatan yang sering dialami masyarakat dalam proses pengajuan kredit.
Dia menyoroti adanya empat titik krusial yang kerap menjadi penghalang, antara lain, pengurusan NPWP di kantor pajak, kelengkapan administrasi di kelurahan, data publik yang tidak mutakhir di Badan Pertanahan Nasional (BPN), tingginya biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di pemda.
Semua kendala tersebut akan menjadi atensi khusus kepolisian.
Polres Pringsewu akan mengawasi dan memastikan tidak ada oknum maupun sistem yang memperlambat pengembangan usaha masyarakat.
Lebih jauh, Yunus menegaskan komitmen bahwa Polres Pringsewu akan terus mendorong terwujudnya ikon wisata budaya Pringsewu sebagai alternatif terbaik meningkatkan perekonomian warga.
“Kami berharap pengusaha kecil yang mendapatkan prioritas untuk membangun bisnis di project wisata budaya Pringsewu ini nantinya,” ucapnya.
“Maka dari itu penting bagi kami mengawal mereka dalam pengembangan usahanya, khususnya saat proses pengajuan kredit perbankan agar terhindar dari birokrasi pemerintahan yang menyulitkan,” imbuh Yunus.
Hadir dalam pertemuan ini, Pimpinan Cabang Bank Mandiri Pringsewu Dian Fahlevi, Bank BNI Yudi Saputra, MRMTL Bank BSI Thawap Nasution dan pimpinan bank BRI Pringsewu M Syarifudin.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
| Terekam CCTV, Kelakuan Pria di Metro Lampung Asusila Anak Usia 14 Tahun di Warung |
|
|---|
| Terdakwa Kasus Lahan Kemenag Lampung Minta Pemeriksaan Setempat Tanah di Natar |
|
|---|
| Pemprov Dalami Teknis Desa Siaga TBC, Perkuat Koordinasi dengan Daerah |
|
|---|
| Kadin Lampung Akui UMKM Terdampak Kenaikan Harga Plastik, Singgung Go Green |
|
|---|
| Batik Siger Lampung Berdayakan Pengrajin Disabilitas, Gunakan 70 Persen Bahan Alami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kapolres-Pringsewu-pertemuan-dengan-pimpinan-bank.jpg)