Berita Lampung
Minyakita Langka di Pesawaran Jelang Ramadan, Begini Kata DKP
Ia menegaskan, secara umum harga Minyakita di tingkat pengecer masih mengacu HET yang telah ditetapkan pemerintah.
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Pesawaran Hendra Sulistianto menanggapi kelangkaan minyak goreng subsidi Minyakita yang terjadi di sejumlah pasar menjelang Ramadan.
“Kalau langka mungkin karena stok yang masuk memang terbatas, tapi untuk harga Minyakita masih dalam HET (harga eceran tertinggi),” ujar Hendra kepada Tribun Lampung, Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan, secara umum harga Minyakita di tingkat pengecer masih mengacu HET yang telah ditetapkan pemerintah.
Pihaknya juga terus melakukan pemantauan guna memastikan harga tetap terkendali di lapangan.
Sebelumnya, pedagang di Pasar Gedong Tataan mengaku stok Minyakita sulit didapat dalam sepekan terakhir.
Pasokan yang masuk disebut sangat terbatas dan tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.
Ade, pedagang di Pasar Gedong Tataan, mengaku kali terakhir hanya menerima lima dus Minyakita dari distributor.
Stok tersebut langsung habis dalam waktu singkat karena tingginya permintaan.
Dari sisi harga, Minyakita yang sebelumnya dijual Rp 16.500 per liter, kini sudah berada di kisaran Rp 17.500 per liter.
Kenaikan itu dipicu terbatasnya pasokan, meski secara umum pedagang menyebut harga masih dalam batas yang ditetapkan pemerintah.
Novi, warga Desa Gedong Tataan, mengaku menggunakan Minyakita karena harganya lebih murah.
Selain itu, sebelum langka seperti saat ini, Minyakita masih mudah ditemui di kios-kios dekat rumah.
“Karena sudah langka, akhirnya saya beralih menggunakan migor dengan merek lain,” ujar Novi.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)
| Penyebab Banyak Bus AKAP Enggan Masuk Rajabasa, DPR: Tutup Terminal Bayangan! |
|
|---|
| Temuan Wabup Pringsewu Saat Sidak, Puluhan Ribu Bangkai Kelelawar Picu Bau Busuk |
|
|---|
| Momen Humanis Anggota DPR Bambang Haryo, Ganti Ongkos Penumpang Tanpa Tiket |
|
|---|
| Pemicu Kebakaran Bedengan di Bandar Lampung, Kerugian Diperkirakan Rp8 Juta |
|
|---|
| Pondok Pesantren di Lampung Selatan Terbakar Hebat, Kerugian Capai Rp50 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Ketahanan-Pangan-Pesawaran-Minyakita.jpg)