Berita Lampung
Operasi Ketupat 2026, Polda Lampung Siapkan 2 Postu, 57 Pospam dan 17 Posyan
Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung siapkan 2 pos terpadu, 57 pos pengamanan (Pospam) dan 17 posyan (pos pelayanan).
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Polda Lampung akan menempatkan ribuan personel setiap titik untuk antisipasi kerawanan yang terjadi selama arus mudik dan balik lebaran Idulfitri 1447 hijriah.
"Setiap titik tentatif tingkat kerawanannya dan akan ditempatkan polisi, karena SOP-nya melihat tingkat kerawanannya ploting anggota dalam jumlah banyak," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun saat diwawancarai di Pahoman, Bandar Lampung, Kamis (5/3/2026).
Adapun personel yang akan dikerahkan pada Operasi Ketupat 2026 ada sebanyak 1.895 Polri, 280 TNI, instansi terkait 1.572 petugas.
Kemudian siapkan 2 pos terpadu, 57 pos pengamanan (Pospam) dan 17 posyan (pos pelayanan).
Saat ditanya dimana saja titik kerawanan, Yuni menjelaskan masih didata dan pada titik kerawanan dan lakalantas akan ditempatkan personel.
Ia mengatakan, sesuai dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) bahwa jumlah personel Polri keseluruhan yang terlibat 1.895 orang.
Para polisi tersebut juga akan ditempatkan di tempat terjadinya lakalantas dan lainnya.
"Ada 7 satgas yang terlihat dan diantaranya satuan lalulintas (satlantas) melakukan mapping titik rawan kecelakaan dan terjadi kemacetan. Jika memungkinkan akan ada rekayasa jalan untuk ditentukan jalur alternatif yang melewati tol dan jalan arteri guna mengurangi kemacetan," jelasnya.
Masyarakat diimbau mengecek kendaraan sebelum mudik lebaran.
Sebelum Operasi Ketupat 2026, polisi telah melakukan KRYD dengan mengunjungi Pelabuhan Bakauheni untuk mengecek kesiapan kapal yang mengangkut penumpang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa atau sebaliknya.
Hal ini juga dikarenakan Lampung pintu masuk ke Sumatera melalui Jawa atau sebaliknya.
"Kemarin kapolda cek di Bakauheni cek kapal dan untuk jalur alternatif yang akan digunakan antisipasi arus mudik lebaran 2026," pungkas Yuni.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)
| Terkuak, Cara Maling Bobol Kandang dan Bawa Kabur Kambing Rambon di Lampung Tengah |
|
|---|
| 1 Nelayan Hilang Seusai Perahunya Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Lampung Selatan |
|
|---|
| Pengakuan Mengejutkan Mantan Lurah, Sengketa Tanah Gotong Royong Kian Panas |
|
|---|
| Tim SAR Gabungan Telusuri Satu ABK KM Bima yang Hilang di Perairan Kalianda Lampung |
|
|---|
| Maling Motor di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa, Sempat Lepas Tembakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kabid-humas-polda-soal-operasi-ketupat-2026.jpg)