Harga BBM Nonsubsidi Naik
Harga BBM Nonsubsidi Melejit, Mobil Hybrid Jadi Solusi?
Harga BBM nonsubsidi naik, mobil hybrid dinilai jadi pilihan karena konsumsi BBM yang lebih efisien. Seperti apa antisipasi pelaku industri otomotif?
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – Kenaikan harga BBM nonsubsidi belakangan ini mulai membuat sebagian konsumen melirik kendaraan yang lebih hemat bahan bakar.
Di tengah situasi itu, mobil hybrid dinilai bisa jadi pilihan karena konsumsi BBM yang lebih efisien.
Kondisi ini juga mulai diantisipasi pelaku industri otomotif di Lampung.
Dealer Auto2000 Raden Intan misalnya, mengaku sudah menyiapkan berbagai langkah untuk menyikapi kenaikan harga BBM nonsubsidi dalam beberapa waktu terakhir.
Meski begitu, sampai sekarang kenaikan harga BBM tersebut disebut belum langsung berdampak pada angka penjualan.
Baca juga: Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ojol di Bandar Lampung Mengeluh Berat
Kepala Cabang (BM) Auto2000 Raden Intan, Helmiansyah mengatakan, pihaknya belum melihat perubahan signifikan pada grafik penjualan kendaraan.
"Kenaikan BBM ini kan baru beberapa hari terakhir ya. Kita belum melihat dampak secara langsung dari angka penjualan, jadi masih relatif belum ada dampak yang signifikan," ujar Helmiansyah dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Helmiansyah menjelaskan bahwa Toyota sudah memiliki pondasi kuat melalui lini produk hybrid.
Teknologi ini diklaim bisa menjadi solusi bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar lebih baik di tengah fluktuasi harga BBM.
Beberapa produk yang disiapkan antara lain Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid, dan produk terbaru Toyota Veloz Hybrid.
Innova Zenix Hybrid ditargetkan menjadi alternatif bagi konsumen pecinta MPV yang membutuhkan ruang luas namun tetap irit bahan bakar.
Sementara Yaris Cross Hybrid menyasar segmen crossover untuk konsumen yang lebih dinamis.
Sedangkan New Veloz Hybrid disebut memiliki tingkat efisiensi bahan bakar yang cukup tinggi.
"Untuk kendaraan mewah seperti Toyota Fortuner hingga Toyota Alphard, kami yakin pemilik di segmen ini sudah cukup matang dan memiliki persiapan yang baik terkait kendaraan yang mereka miliki," tambahnya.
Terkait kondisi geopolitik di Timur Tengah yang turut memengaruhi harga minyak dunia, Helmiansyah mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan.
Meski kenaikan pada jenis Pertamax tidak terlalu besar, kenaikan pada sektor solar atau diesel nonsubsidi disebut cukup terasa.
"Dampak pasti ada, dan kita sedang melakukan pengamatan serta analisa. Pihak Toyota Astra Motor (TAM) dan manajemen Auto2000 pasti sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat atau calon konsumen untuk mulai mempertimbangkan kendaraan dengan efisiensi bahan bakar lebih baik sebagai solusi jangka panjang.
"Intinya kita yakin keputusan pemerintah adalah yang terbaik. Kami menyarankan customer untuk mencari solusi melalui pilihan produk yang efisiensinya sangat baik," pungkas Helmiansyah.
(Tribunlampung.co.id/ Hurri Agusto)
| Harga Pertamax Turbo Tembus Rp19.400, Ojol di Bandar Lampung Mengeluh Berat |
|
|---|
| Kenaikan BBM Non Subsidi, DPRD Lampung Minta Pemprov Lakukan Penyesuaian Operasional |
|
|---|
| Harga BBM Non Subsidi Naik, Pengamat Ungkap Dampak Ekonomi dan Masyarakat |
|
|---|
| Harga 3 Jenis BBM Naik per Hari Ini 18 April 2026, Masing-masing Provinsi Beda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/PELUNCURAN-New-Veloz-Hybrid-EV.jpg)