Berita Lampung
Pemerintah Kabupaten Pesawaran Bidik Capaian Tertinggi Adipura 2026
Pemkab Pesawaran menargetkan peningkatan capaian dalam penghargaan Adipura 2026 sebagai bentuk komitmen pengelolaan
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Pemerintah Kabupaten Pesawaran menargetkan peningkatan capaian dalam penghargaan Adipura 2026 sebagai bentuk komitmen pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan.
Baca juga: 3 Perampok Sumedang Dibekuk, Gunakan Pistol Mainan untuk Menakut-nakuti Sopir
Setelah berhasil masuk dalam penilaian Adipura 2025, berbagai program dan inovasi pengelolaan sampah disiapkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan di Bumi Andan Jejama.
Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Kabupaten Pesawaran, Linda Sari, menuturkan bahwa capaian pada Adipura 2025 merupakan hasil kerja sama pemerintah daerah dengan masyarakat dalam memperbaiki sektor lingkungan hidup.
“Masuknya Kabupaten Pesawaran dalam penilaian Adipura 2025 menjadi bukti adanya pembenahan yang masif pada sistem pengelolaan kebersihan kota, ruang terbuka hijau, serta tata kelola Tempat Pemrosesan Akhir (TPA),” jelasnya, Selasa (9/6/2026).
Ia menambahkan, capaian tersebut bukan akhir perjalanan, melainkan fondasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan di masa mendatang.
“Penghargaan Adipura 2025 menandakan bahwa sistem pengelolaan sampah di Pesawaran berada di jalur yang tepat. Kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan agar mampu meraih capaian lebih tinggi pada 2026.”
Mengusung tema “Wujudkan Pesawaran CAKEP Tanpa Sampah: Dari Adipura 2025 Menuju Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan untuk Meraih Capaian Tertinggi Adipura 2026”, DPLH menetapkan sejumlah target strategis selama satu tahun ke depan.
Salah satu fokus utama adalah mendukung target nasional pengelolaan sampah melalui pengurangan volume sampah dari sumbernya dan peningkatan penanganan sampah secara terpadu.
“Kami menargetkan pengurangan volume sampah hingga 30 persen dari sumbernya dan penanganan sampah mencapai 70 persen. Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan penguatan bank sampah di berbagai wilayah,” terang Linda Sari.
Selain itu, DPLH akan memodernisasi pengelolaan TPA dengan meningkatkan fasilitas fisik dan menerapkan sistem controlled landfill yang lebih optimal. Langkah ini penting untuk menjaga kapasitas tampung sekaligus memastikan pengelolaan lingkungan berjalan berkelanjutan.
“Dengan sistem yang lebih baik, TPA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi,” tambahnya.
DPLH juga menargetkan peningkatan kategori penghargaan Adipura melalui pemenuhan indikator tata kelola lingkungan perkotaan yang lebih bersih, hijau, dan partisipatif. Keberhasilan tersebut membutuhkan dukungan semua pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas lingkungan.
“Target kami adalah mewujudkan tata kelola lingkungan perkotaan yang semakin baik. Kebersihan kota, keberadaan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah yang efektif, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam penilaian Adipura,” ujarnya.
Untuk mendukung target tersebut, DPLH mengembangkan sejumlah inovasi, salah satunya program SUSAH LUPA (Sumbang Sampah Lunas Pajak).
Program ini mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan pemenuhan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), sehingga memberi manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
“Melalui SUSAH LUPA, sampah yang memiliki nilai ekonomi dapat menjadi bagian dari solusi lingkungan sekaligus mendukung kewajiban pembayaran PBB masyarakat,” jelas Linda Sari.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran berharap peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Kerugian Rp200 Juta Akibat Kebakaran Gudang CPO di Pesawaran |
|
|---|
| Musim Kemarau, Damkar Pesawaran Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Selasa 9 Juni 2026, Hujan Ringan di Beberapa Wilayah |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, 100 Drum Minyak CPO di Pesawaran Ludes Terbakar |
|
|---|
| Habiskan Rp86 Juta Demi Judol dan Sabu, Remaja Putus Sekolah di Lampung Masuk Sel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kabupaten-Pesawaran-Linda-Sari.jpg)