Berita Lampung
Tak Boleh Panik Saat Kebakaran, Karyawan Tol Bakter Jalani Simulasi Darurat
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Kiki Novilia
Ringkasan Berita:
- PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran di Kantor Bakauheni Selatan, Lampung Selatan.
- Peserta juga melakukan praktik langsung pemadaman api menggunakan APAR guna memahami prosedur penanganan kebakaran secara tepat dan aman.
- Pelatihan menekankan pentingnya pengendalian emosi dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat.
Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran di Kantor Bakauheni Selatan, Lampung Selatan.
Baca juga: Asap Hitam Tebal Selimuti Lampung Selatan Usai Gudang CPO Terbakar Hebat
Kegiatan ini digelar pada Jumat (5/6/2026) dengan harapan dapat meningkatkan kesiapsiagaan karyawan sekaligus memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan.
Simulasi diikuti karyawan Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) dari Divisi Layanan Lalu Lintas dan Divisi Layanan Transaksi Ranting 1.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis CO₂ dan powder yang umum digunakan untuk penanganan kebakaran di lingkungan perkantoran maupun area operasional jalan tol.
Selain materi teori, peserta juga melakukan praktik langsung pemadaman api menggunakan APAR guna memahami prosedur penanganan kebakaran secara tepat dan aman.
Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan simulasi tanggap darurat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja di seluruh lingkungan operasional.
"Keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan. Melalui simulasi tanggap darurat ini, kami ingin memastikan seluruh karyawan memahami prosedur dasar penanganan kebakaran dan mampu merespons situasi darurat secara sigap tanpa panik," ujarnya.
Menurutnya, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam meminimalkan risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan saat terjadi keadaan darurat.
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai jenis-jenis APAR, fungsi masing-masing alat, serta teknik penggunaan yang benar sesuai standar keselamatan.
Selain aspek teknis, pelatihan menekankan pentingnya pengendalian emosi dan kemampuan mengambil keputusan secara cepat ketika menghadapi situasi darurat.
Melalui latihan yang dilakukan secara berkala, karyawan diharapkan mampu melakukan tindakan awal penanganan kebakaran sebelum api membesar.
I Wayan menegaskan BTB akan terus melaksanakan program edukasi, sosialisasi, dan pelatihan keselamatan kerja secara berkelanjutan guna mendukung keandalan pelayanan jalan tol serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan sesuai standar K3.
Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap seluruh karyawan Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar semakin memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kondisi darurat serta mampu menerapkan budaya keselamatan kerja secara konsisten di area operasional perusahaan.
(Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus)
| Sopir Kelelahan Diduga Picu Lakalantas Maut di Tol Lampung |
|
|---|
| Eva Dwiana Bagikan Langsung Bantuan Telur Gratis kepada Keluarga Berisiko Stunting |
|
|---|
| Prinsipal Sengketa Tanah di Tubaba Laporkan Dugaan Mafia Peradilan di Tingkat Kasasi |
|
|---|
| Terdakwa PT LEB Heri Wardoyo Dituntut 4 Tahun Penjara, Denda Rp 1 Miliar |
|
|---|
| Cegah Stunting, Pemkot Bandar Lampung Bagikan 4 Kg Telur per Bulan untuk 1.081 Keluarga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Karyawan-Tol-Bakter-Jalani-Simulasi-Darurat.jpg)