Berita Terkini Nasional
Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Ketahuan Sebut Sri Mulyani Mata-mata Amerika
Anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa ketahuan mengolok-olok Sri Mulyani sebagai agen mata-mata CIA.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Anak Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Yudo Sadewa ketahuan mengolok-olok Sri Mulyani sebagai agen mata-mata Amerika (CIA) yang menyamar sebagai menteri.
"Alhamdulillah, ayahku melengserkan agen CIA Amerika yang menyamar jadi menteri," tulis Yudo di Instagram, dikutip Tribunjatim, Selasa (9/9/2025).
Rupanya bukan itu saja, Yudo Sadewa juga sering membuat video lain di TikToknya. Ledekan tersebut dituangkan Yudo Sadewa dalam sebuah video di akun TikToknya, @yudosadewa.
Di akun tersebut tampak ada postingan bersama Sri Mulyani, Presiden Prabowo Subianto, sampai Luhut Binsar Panjaitan. Yudo Sadewa bahkan mengkritik program Tabungan Perumahan Rakyat atau Tapera.
"Gua sangat setuju sama program Tapera ini, kenapa? Ya lu tahu lah bisa gotong-royong. Eh enggak guys," kata Yudo Sadewa, melansir TribunnewsBogor.com.
Yudo Sadewa bahkan menghina masyarakat yang kondisi ekonominya rendah. "Karena masyarakatnya udah miskin banyak protes, terus pengin cepat kaya, enggak mau diambil duitnya, kan mencerminkan pemerintah juga. Eh bukan Indonesia ya, konoha ya," kata dia.
"Pemerintah konoha tuh ya sama mencerminkan rakyatnya, bodoh, terus maling," kata Yudo Sadewa.
Tapera menuai polemik lantaran wajib dilaksanakan mulai 2027. Disebutkan, iuran Tapera sebesar tiga persen, rinciannya 2,5 persen ditanggung pekerja sementara 0,5 persen dibebankan ke perusahaan pemberi kerja.
Sebagai gambaran, bila seorang pekerja mendapatkan penghasilan gaji setara upah minimum DKI Jakarta sebesar Rp5.067.381, maka besaran potongan Tapera adalah Rp126.684 per bulan atau Rp1,52 juta dalam satu tahun.
Kewajiban iuran Tapera tersebut menambah daftar potongan gaji yang diterima karyawan. Mengingat gaji pekerja di Indonesia sudah terpotong untuk pajak PPh Pasal 21, BPJS Kesehatan, dan BP Jamsostek.
Pengelolaan Tapera sendiri berada di bawah BP Tapera. Dulunya, badan ini bernama Bapertarum yang hanya mengelola dana tabungan perumahan para PNS.
Mengutip laman resminya, pengurus Tapera sendiri terdiri dari komite dan komisioner. Salah satu anggota Komite Tapera adalah Sri Mulyani Indrawati.
Tak hanya di TikTok, Yudo juga menuai perhatian karena postingannya di akun Instagram.
Sebelumnya, Yudo juga menuliskan bahwa Sri Mulyadi merupakan agen CIA Amerika. Tapi kini akun tersebut sudah lenyap.
Yudo sendiri memiliki nama lengkap Yudo Achilles Sadewa. Tampaknya ia merupakan seorang trader. Pasalnya, Purbaya juga menyebut Yudo sebagai bocah trader.
"Si bocah trader lulus SMA," tulis Purbaya dalam keterangan postingan di tahun 2023 lalu.
Berita selanjutnya Menkeu Baru Purbaya Ngaku Paham Betul Cara Perbaiki Ekonomi Indonesia
| Jalanan Longsor Mendadak, Nasib Pengendara Motor yang Melintas Disorot |
|
|---|
| Penyebab Buruh Sawit Tersambar Petir Saat Berteduh di Pondok, Baru Kerja 3 Bulan |
|
|---|
| Nasib Mantan Anggota DPRD, Digerebek Sedang Berbuat Asusila ke Bocah 11 Tahun |
|
|---|
| Rektor Komentari Aksi Dosen AS yang Ludahi Kasir, 'Ndak Manusiawi' |
|
|---|
| Kecanduan Judol, Wanita di Samarinda Habiskan Uang Rp87 Juta Milik Keluarganya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Penyebab-Prabowo-Reshuffle-Menteri-Keuangan-Sri-Mulyani-Dinilai-Gagal-Analisa-CELIOS.jpg)