Berita Terkini Nasional

Wanita Diserang Pria Misterius saat Melintas Sendiri di Jalan Persawahan

Korban wanita berinisial M (50) menjadi sasaran penyerangan orang tidak kenal (OTK) di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

TribunJatim.com/Erwin Wicaksono
DISERANG OTK - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi seorang wanita diduga jadi korban penganiayaan di jalanan persawahan Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Senin (16/2/2026). Polisi memastikan bukan pembegalan. 

Ringkasan Berita:
  • Wanita paruh baya tersungkur ke parit saat mengendarai motor di jalanan persawahan.
  • Bukan tanpa sebab, perempuan ini tersungkur setelah hilang keseimbangan gara-gara kepalanya ditebas senjata tajam.
  • Peristiwa itu terjadi pada saat korban seorang diri mengendarai motor melintas di tempat TKP.

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Wanita paruh baya tersungkur ke parit saat mengendarai motor di jalanan persawahan. Bukan tanpa sebab, perempuan ini tersungkur setelah hilang keseimbangan gara-gara kepalanya ditebas senjata tajam.

Korban wanita berinisial M (50) menjadi sasaran penyerangan orang tidak kenal (OTK) di Desa Boreng, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi pada saat korban seorang diri mengendarai motor melintas di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (16/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Ketika itu M langsung histeris minta tolong hingga teriakannya itu mengundang warga untuk datang membantu. M ditemukan dalam kondisi terluka setelah diduga diserang orang tak dikenal.

Korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan luka robek pada telapak tangan kiri akibat terjatuh dari sepeda motor ke parit sawah.

Warga yang datang segera memberi pertolongan dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kasubsi Pidum Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Ada peristiwa penganiayaan terhadap seorang perempuan di wilayah Desa Boreng. Saat ini korban masih menjalani perawatan medis,” beber Ipda Suprapto ketika dihubungi TribunJatim.com.

Dari hasil penelusuran sementara, korban sebelumnya sempat mengambil uang tunai Rp1,5 juta di BRIlink Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono.
 
Ia berangkat dari rumah sekitar pukul 16.38 WIB dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nomor polisi W 3512 QY.

Seusai mengambil uang, korban melanjutkan perjalanan ke Desa Blukon untuk membeli rokok. Setelah itu, ia pulang menuju Desa Boreng melalui jalan desa yang berada di area persawahan.

Diketahui Korban berangkat sendirian menggunakan sepeda motor saat kejadian berlangsung.

Saat melintas di lokasi kejadian, pelaku yang identitasnya belum diketahui tiba-tiba muncul dari arah belakang dan langsung mengayunkan senjata tajam ke arah kepala korban.

Sabetan tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh ke parit. Setelah menyerang, pelaku langsung kabur.

Pihak kepolisian memastikan peristiwa tersebut bukan aksi begal, karena tidak ada barang korban yang hilang, termasuk uang tunai yang baru saja diambilnya.

“Ini bukan begal. Tidak ada barang milik korban yang diambil oleh pelaku. Kasus ini murni dugaan penganiayaan. Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.(*)

Berita Selanjutnya Bocah 4 Tahun Meninggal Tenggelam setelah Susul Orang Tuanya Memancing

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved