Berita Terkini Nasional

Pasutri Tewas Dibunuh di Bekasi, Anak Korban Duga Bukan Perampokan 

EU (65) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara P (60) sempat kritis karena luka-luka yang dialaminya.

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Tribun Bekasi/Rendy Rutama Putra/Rendy Rutama
KASUS PEMBUNUHAN- Lokasi kejadian pembunuhan di Perumahan Prima Asri Blok B4, Jalan Caman Raya Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (2/3/2026). (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Ringkasan Berita:
  • Pasutri EU (65) dan P (60) ditemukan tewas mengenaskan di Perumahan Prima Asri Blok B4, Jalan Caman Raya, Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, Senin (2/3/2026).
  • Polisi masih menyelidiki kasus ini.
  • Anak korban, Fiandy Putra (33), menduga orang tuanya bukan korban perampokan.

Tribunlampung.co.id, Bekasi - Pasangan suami istri, EU (65) dan P (60), ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Perumahan Prima Asri Blok B4, Jalan Caman Raya, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (2/3/2026).

EU (65) meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara P (60) sempat kritis karena luka-luka yang dialaminya.

Kasus ini saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Meski demikian, Fiandy Putra (33), anak korban, menduga bahwa orangtuanya bukan menjadi korban perampokan.

"Kalau dugaan perampokan, seharusnya banyak barang penting di rumah yang hilang, termasuk dokumen," kata Fiandy, Selasa (3/3/2026).

Fiandy menduga kasus yang menimpa orang tuanya itu ada kaitannya dengan pembunuhan.

"Saya melihat ini pembunuhan, saya tidak melihat unsur perampokan," katanya.

Polisi masih mendalami kasus yang menimpa pasutri pada Senin (2/3/2026).

Kepala Unit Jatanras Polres Metro Bekasi Kota, AKP Imam Prakoso, mengatakan, sudah lima orang diperiksa di Polsek Pondok Gede.

Lima orang saksi tersebut adalah kerabat korban, pembantu dan sekuriti komplek perumahan.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, menjelaskan, penyidik gabungan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya juga telah menyita sejumlah barang bukti. 

Barang bukti itu diantaranya kasur dan sprei milik korban yang terkena ceceran darah.

"Kami mengamankan kasur yang ada darahnya," jelas Andi.

Akibat kejadian itu, suami berinisial EU (65) meninggal dunia di lokasi kejadian dan jenazah langsung dibawah ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sementara istrinya, P (60), kini dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Primaya, Kalimalang, Bekasi.

Sejumlah barang hilang, di antaranya gelang emas yang dikenakan korban perempuan serta dua kunci mobil. 

sumber: Tribunnews.com

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved