Berita Terkini Nasional

Pemuda Mabuk Tebas Ayah Kandung yang Lerai Keributan dengan Sang Adik

Sang anak yang sedang mabuk itu mengamuk di rumah gara-gara keinginannya tidak terpenuhi.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
ILUSTRASI GARIS POLISI - Pemuda Mabuk Tebas Ayah Kandung yang Melerai Keributan dengan Sang Adik 

Ringkasan Berita:
  • Insiden penganiayaan menimpa seorang ayah kandung terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
  • Tepatnya di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota pada hari Sabtu (28/3/2026) malam.
  • Pelakunya adalah anak kandung yang mabuk dan emosi karena keinginannya tidak terpenuhi.

Tribunlampung.co.id, Sulawesi Tengah - Seorang ayah dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok di pelipis kanan akibat perbuatan anaknya.

Sang anak yang sedang mabuk itu mengamuk di rumah gara-gara keinginannya tidak terpenuhi.

Dia ingin mengajak adiknya untuk pergi ke kebun namun sang adik sedang tertidur lelap.

Akhirnya pelaku emosi mengambil parang hendak menyerang adiknya. Ayah yang mengetahui kejadian itu berusaha melerai namun malah jadi pelampiasan emosi.

Insiden penganiayaan menimpa seorang ayah kandung ini terjadi di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026) malam.

Seorang pemuda berinisial IN (32) menebas ayahnya, Muh Nculi (61), menggunakan sebilah parang hingga mengalami luka robek serius di pelipis kanan.

Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini terjadi dipicu pengaruh minuman keras dan perselisihan keluarga.

Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 Wita saat pelaku yang dalam keadaan mabuk berusaha membangunkan adiknya untuk diajak pergi ke kebun.

“Pelaku mencoba membangunkan adiknya dengan nada kasar, namun tidak dihiraukan karena sang adik sedang tidur. Ibu pelaku menegur agar anaknya tidak mengganggu, namun teguran itu justru memicu emosi pelaku,” terang AKP Maryanto dikutip dari TribunPalu.com.

Situasi kemudian memanas ketika pelaku mengambil parang dan berniat menyerang adiknya yang menolak ikut ke kebun.

Melihat hal itu, ayah pelaku mencoba melerai, namun naas, sabetan parang mengenai pelipis kanan korban sehingga menyebabkan pendarahan hebat. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi.

Personel Piket Polsek Ampana Kota segera menindaklanjuti laporan warga dengan bergerak ke tempat kejadian dan bersama Unit PSC Dinas Kesehatan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius. Terkait pelaku, AKP Maryanto menjelaskan bahwa IN telah berhasil diamankan beserta barang bukti dan diserahkan ke Unit Resmob Polres Tojo Una-Una untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku diketahui kerap terlibat cekcok dalam keluarga akibat kebiasaan mengonsumsi minuman keras.

“Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukum sedang berjalan. Pihak keluarga juga menyatakan akan menuntut secara resmi atas kejadian ini,” pungkas Kapolsek.(*)

Baca Selanjutnya 7 Orang Keracunan setelah Konsumsi Daging Anjing, Perut Terasa Terbakar

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved