Berita Terkini Nasional
Siswa SD Diserang Kawanan Anjing Liar saat Asyik Bermain di Luar Rumah
Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Siswa SD mengalami luka gigitan dan cakaran setelah diserang kawanan anjing liar di wilayah Sakra, Lombok Timur.
- Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.
- Kejadian ini semakin membuat warga khawatir terkait keberadaan anjing liar yang populasinya meresahkan dan membahayakan keselamatan.
Tribunlampung.co.id, Lombok Timur - Seorang siswa SD mengalami luka gigitan dan cakaran setelah diserang kawanan anjing liar di wilayah Sakra, Lombok Timur.
Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.
Kejadian ini semakin membuat warga khawatir terkait keberadaan anjing liar yang populasinya meresahkan dan membahayakan keselamatan.
Terutama anak-anak yang kerap bermain di luar rumah.
Seperti yang terjadi pada siswa SD berusia 10 tahun tersebut, menjadi korban keganasan kawanan anjing liar saat sedang bermain di halaman rumah, Senin (20/4/2026) di Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra.
Erliana, kerabat ibu korban, menuturkan bahwa serangan itu terjadi secara tiba-tiba. Saat itu, korban tengah bermain dengan teman-temannya.
Tanpa diduga, kawanan anjing liar muncul dan langsung menyerang anak-anak yang berada di lokasi. "Kabarnya saat itu anak-anak sedang bermain santai, tiba-tiba kawanan anjing datang dan langsung menyerang," ujar Erliana saat ditemui di lokasi perawatan dikutip TribunLombok.com.
Melihat situasi tersebut, teman-teman korban sempat panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri. Namun, nahas bagi korban, ia tidak sempat menghindar dan menjadi sasaran utama serangan kawanan anjing tersebut.
Akibatnya, korban mengalami luka gigitan dan cakaran di sekujur tubuhnya. Pihak keluarga yang mendapatkan kabar segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis intensif. "Keluarga langsung membawa korban ke puskesmas untuk diberikan perawatan," jelasnya.
Erliana mengungkapkan bahwa serangan anjing liar di wilayah tersebut sudah berulang kali terjadi. Menurutnya, sehari sebelum kejadian yang menimpa Ahmad, seorang anak lain juga menjadi korban serangan serupa. "Ini bukan kejadian pertama. Kemarin juga ada anak yang diserang anjing liar," kata Erliana.
Erliana yang langsung ke puskesmas setelah mendengar anak kerabatnya dirawat setelah digigit anjing liar mengaku saat ini pihak keluarga korban bersedih dan khawatir terhadap anaknya. "Ibunya lagi nangis ini, karena khawatir terhadap keselamatan anaknya. Jangan sampai seperti korban sebelumnya di Kecamatan Sikur itu," jelasnya.
Peristiwa ini semakin memperkuat kekhawatiran warga setempat terhadap populasi anjing liar yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan, khususnya anak-anak yang kerap bermain di luar rumah.
Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini agar tidak memunculkan korban baru.
Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur, drh. Hultatang, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Ia juga mengingatkan warga untuk lebih hati-hati karena musim ini anjing-anjing sedang musim kawin.
"Harus lebih waspada saat ini karena anjing-anjing sedang musim kawin," tutupnya dengan singkat.
Baca Selanjutnya Sejoli Dibegal saat Pacaran Tengah Malam, Pelaku Ngamuk Usai Diberi Rp15 Ribu
| Diduga Korban TPPO, Keluarga Kesulitan Biaya, Jenazah Susi Dimakamkan di Kamboja |
|
|---|
| Narkoba Buat Arifuddin Harus Lepaskan Seragam Polisinya, Kini Fokus Pulihkan Mental |
|
|---|
| Asyik Pacaran di Kegelapan Malam, Pasangan Ini Malah Jadi Korban Pembegalan |
|
|---|
| Pulang Sekolah via Lorong Mbah Dukun, Siswi SMP Nyaris Jadi Korban Rudapaksa |
|
|---|
| Berdalih Ritual Pembersihan, Oknum Guru Silat Rudapaksa 11 Murid Perempuan, 1 Hamil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Siswa-SD-diserang-kawanan-anjing-liar-saat-asyik-bermain-di-luar-rumah.jpg)