Berita Terkini Nasional

Siswa SD Diserang Kawanan Anjing Liar saat Asyik Bermain di Luar Rumah

Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.

TribunBali.com/Putu Yunia
ANJING LIAR - Foto anjing liar yang tengah mendapat proses evakuasi dari rumah singgah Bali di Pua Geger, Benoa, Bali. Siswa SD di Lombok Timur luka gigitan dan cakaran diserang kawanan anjing liar saat bermain di luar rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Siswa SD mengalami luka gigitan dan cakaran setelah diserang kawanan anjing liar di wilayah Sakra, Lombok Timur.
  • Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.
  • Kejadian ini semakin membuat warga khawatir terkait keberadaan anjing liar yang populasinya meresahkan dan membahayakan keselamatan.

Tribunlampung.co.id, Lombok Timur - Seorang siswa SD mengalami luka gigitan dan cakaran setelah diserang kawanan anjing liar di wilayah Sakra, Lombok Timur.

Ternyata peristiwa serangan anjing liar terhadap anak-anak di wilayah tersebut tak cuma terjadi sekali ini saja.

Kejadian ini semakin membuat warga khawatir terkait keberadaan anjing liar yang populasinya meresahkan dan membahayakan keselamatan.

Terutama anak-anak yang kerap bermain di luar rumah.

Seperti yang terjadi pada siswa SD berusia 10 tahun tersebut, menjadi korban keganasan kawanan anjing liar saat sedang bermain di halaman rumah, Senin (20/4/2026) di Desa Sakra Selatan, Kecamatan Sakra.

Erliana, kerabat ibu korban, menuturkan bahwa serangan itu terjadi secara tiba-tiba. Saat itu, korban tengah bermain dengan teman-temannya. 

Tanpa diduga, kawanan anjing liar muncul dan langsung menyerang anak-anak yang berada di lokasi. "Kabarnya saat itu anak-anak sedang bermain santai, tiba-tiba kawanan anjing datang dan langsung menyerang," ujar Erliana saat ditemui di lokasi perawatan dikutip TribunLombok.com.

Melihat situasi tersebut, teman-teman korban sempat panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri. Namun, nahas bagi korban, ia tidak sempat menghindar dan menjadi sasaran utama serangan kawanan anjing tersebut.

Akibatnya, korban mengalami luka gigitan dan cakaran di sekujur tubuhnya. Pihak keluarga yang mendapatkan kabar segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis intensif. "Keluarga langsung membawa korban ke puskesmas untuk diberikan perawatan," jelasnya.

Erliana mengungkapkan bahwa serangan anjing liar di wilayah tersebut sudah berulang kali terjadi. Menurutnya, sehari sebelum kejadian yang menimpa Ahmad, seorang anak lain juga menjadi korban serangan serupa. "Ini bukan kejadian pertama. Kemarin juga ada anak yang diserang anjing liar," kata Erliana.

Erliana yang langsung ke puskesmas setelah mendengar anak kerabatnya dirawat setelah digigit anjing liar mengaku saat ini pihak keluarga korban bersedih dan khawatir terhadap anaknya. "Ibunya lagi nangis ini, karena khawatir terhadap keselamatan anaknya. Jangan sampai seperti korban sebelumnya di Kecamatan Sikur itu," jelasnya.

Peristiwa ini semakin memperkuat kekhawatiran warga setempat terhadap populasi anjing liar yang dinilai semakin meresahkan dan membahayakan keselamatan, khususnya anak-anak yang kerap bermain di luar rumah.

Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini agar tidak memunculkan korban baru.

Terpisah, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Lombok Timur, drh. Hultatang, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Ia juga mengingatkan warga untuk lebih hati-hati karena musim ini anjing-anjing sedang musim kawin.

"Harus lebih waspada saat ini karena anjing-anjing sedang musim kawin," tutupnya dengan singkat.

Baca Selanjutnya Sejoli Dibegal saat Pacaran Tengah Malam, Pelaku Ngamuk Usai Diberi Rp15 Ribu

Sumber: Tribun Lombok
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved