Berita Terkini Nasional

1 Orang Tewas Dikeroyok 5 Orang di Pool Bus MGI Sukabumi

Kejadian ini berlangsung di Jalan Nasional Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, sekitar pukul 17.30 WIB. 

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
TKP PENGEROYOKAN - Polisi saat melakukan olah TKP terkait duel berdarah di Jalan Nasional Sukaraja, Desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026) diperkirakan pukul 17.30 WIB. Satu orang tewas dikeroyok dalam insiden ini. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria tewas dikeroyok di depan Pool Bus MGI Sukabumi pada Sabtu (2/5/2026) sore. 
  • Korban datang sendiri menggunakan motor dan terlibat cekcok yang berujung pengeroyokan lebih dari lima orang. 
  • Korban terluka parah di kepala dan leher. 
  • Polisi masih menyelidiki motif kejadian, serta identitas korban dan pelaku, yang belum terungkap.

Tribunlampung.co.id, Sukabumi - Seorang pria tewas dalam insiden pengeroyokan yang terjadi di depan Pool Bus MGI Sukabumi, pada Sabtu (2/5/2026) sore. 

Kejadian ini berlangsung di Jalan Nasional Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, sekitar pukul 17.30 WIB. 

Peristiwa tragis ini mengejutkan warga yang sering melintasi area tersebut, yang biasanya dipenuhi penumpang yang hendak menuju Bandung.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Andri (30), korban datang seorang diri menggunakan sepeda motor sebelum terjadi keributan. 

"Korban datang sendiri naik motor, terus tiba-tiba cekcok. Saya nggak tahu masalahnya, tiba-tiba aja jadi ricuh," ungkap Andri. 

Menurutnya, korban harus menghadapi lebih dari lima orang yang menyerangnya secara bersama-sama.

Serangan itu menyebabkan korban mengalami luka serius, terutama di bagian kepala dan leher, yang diduga akibat pukulan benda keras seperti balok atau batu. 

"Korban dipukul di bagian kepala sama belakang leher pakai balok atau batu," kata Andri menambahkan. 

Keadaan korban semakin memburuk, dan saksi lain menyebut sempat melihat senjata tajam di lokasi kejadian, meskipun belum jelas siapa yang membawanya.

Saksi lain, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Sukabumi

Namun, meskipun telah mendapatkan perawatan medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. 

"Korban dibawa ke rumah sakit, tapi keterangan dokter sudah meninggal," jelas A (43), yang turut membantu mengantar korban.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum mengungkap identitas korban maupun para pelaku. 

"Kami masih dalam proses penyelidikan, mencari tahu siapa saja yang terlibat," ujar seorang polisi yang berada di lokasi kejadian. 

Polisi yang datang sekitar waktu Maghrib langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mewawancarai saksi-saksi untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut. 

Penyebab pasti dari perkelahian tersebut juga masih dalam penyelidikan, dan polisi meminta masyarakat untuk tetap sabar menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

sumber: Tribun Jabar

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved