Berita Terkini Nasional

2 Begal Bengis Pembacok Mahasiswi Tertangkap, Korban Alami Luka Robek

Keduanya diringkus tim Jatanras Polda Jawa Timur di lokasi berbeda setelah penyelidikan atas perkara begal tersebut.

Tayang:
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
BEGAL DITANGKAP- Anggota Tim Jatanras Polda Jawa Timur berhasil menangkap dua orang anggota komplotan begal yang membacok dan merampas motor milik mahasiswi asal Sidoarjo berinisial EDR (23) di depan Wisata Bhakti Alam, Jalan Raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/5/2026). Pelaku JS dan SAS. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi meringkus dua begal sadis yang membacok mahasiswi di Pasuruan, Jawa Timur.
  • Keduanya diringkus polisi di lokasi berbeda setelah penyelidikan atas perkara begal.
  • Pembegalan itu terjadi di depan Wisata Bhakti Alam Jalan Raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/5/2026).

Tribunlampung.co.id, Jawa Timur - Polisi akhirnya berhasil meringkus dua begal bengis pembacok mahasiswi di kawasan wisata wilayah Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (4/5/2026).

Keduanya diringkus tim Jatanras Polda Jawa Timur di lokasi berbeda setelah penyelidikan atas perkara begal tersebut.

Pembegalan terhadap mahasiswi inisial EDR (23) tepatnya terjadi di depan Wisata Bhakti Alam Jalan Raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (2/5/2026). 

Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Muhammad Fauzi membenarkan, dua orang pelaku berhasil ditangkap setelah diburu oleh personelnya, pada Senin (4/5/2026).

Mereka berinisial JF (19) bertugas sebagai joki motor sarana aksi. Dan, SAS (23) bertugas sebagai eksekutor perampasan motor dan pembacokan. 

Ia berhasil menangkap kedua pelaku tersebut di dua lokasi berbeda. Personelnya berhasil menangkap kedua pelaku setelah menyelidiki kasus tersebut sejak dilaporkan korban ke markas kepolisian setempat. 

"Iya benar 2 orang berhasil kami amankan. Mohon waktu masih kami kembangkan," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, pada Senin (4/5/2026). 

Mengenai kronologi kejadian pembegalan tersebut, Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, korban EDR (23), mahasiswi asal Sidoarjo mengalami luka robek sepanjang 15 sentimeter pada kulit bahu kiri korban. 

Peristiwa bermula saat EDR sedang dalam perjalanan menuju kawasan wisata dengan berboncengan bersama rekannya, berinisial HN.

Namun, di tengah jalan yang sepi, dua pria tak dikenal yang mengenakan jaket hoodie hitam dan masker langsung mengadang laju kendaraan korban.

Salah satu pelaku dengan beringas mengacungkan senjata tajam jenis celurit ke arah kedua wanita tersebut. 

"Korban sempat panik hingga terjatuh dari motor kemudian pelaku berusaha merampas kendaraan korban," ujarnya saat diwawancarai awak media di Pasuruan, dikutip dari TribunJatim.com dari Kompas.com, Sabtu (2/5/2026).

Joko menambahkan, EDR yang mencoba mempertahankan Honda Scoopy hijau bernomor polisi W-3650-NET miliknya justru mendapat perlakuan kasar. 

Tanpa ampun, salah satu pelaku mengayunkan celuritnya ke arah pundak kiri korban.

Dalam kondisi terluka dan tak berdaya, korban hanya bisa pasrah melihat motornya dibawa kabur pelaku ke arah jalur Welang Kejayan.

"Korban mengalami luka cukup serius di bagian pundaknya dan harus mendapatkan penanganan medis dengan jahitan luar," tambah Joko.

Berita Selanjutnya Anak Panti Asuhan Tewas dalam Mobil, Ditemukan Pengasuh: Saya Gendong Langsung ke RS

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved