Berita Viral

Warga Geger, Ular Piton 8 Meter Telan Sapi Hidup-hidup, Videonya Viral di Medsos

Warga Kendari geger usai ular piton 8 meter ditemukan dengan perut membesar setelah menelan sapi hidup-hidup. Videonya viral.

Tayang: | Diperbarui:
TribunnewsSultra.com/Tangkapan Layar Video Viral
ULAR TELAN SAPI - Seekor ular piton sepanjang 8 meter yang memangsa seekor sapi milik warga pada Selasa (12/5/2026) di Nanga-nanga, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 
Ringkasan Berita:
  • Warga Kendari geger ular piton 8 meter telan sapi hidup-hidup.
  • Ular ditemukan di kawasan Nanga-nanga, Kelurahan Anduonohu.
  • Video evakuasi piton berperut besar viral di media sosial.
  • Kemunculan ular diduga akibat banjir & habitat terganggu.
  • Warga diminta waspada saat melepas ternak dekat hutan dan rawa.

Tribunlampung.co.id, Kendari - Warga kawasan Nanga-nanga, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kendari dibuat geger setelah seekor ular piton sepanjang sekitar 8 meter ditemukan usai memangsa seekor sapi milik warga.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (12/5/2026) itu langsung viral di media sosial setelah video evakuasi ular raksasa tersebut beredar luas.

Dalam video yang ramai dibagikan warga, terlihat seekor piton dengan kondisi perut membesar tergeletak di area semak belukar usai menelan mangsa berukuran besar.

Warga yang melihat kondisi tersebut langsung berdatangan ke lokasi karena khawatir ular masih membahayakan warga sekitar maupun hewan ternak lainnya.

“Ular telan sapi pa,” ujar seorang pria dalam rekaman video saat proses evakuasi berlangsung, dilansir TribunnewsSultra.com.

Baca juga: Warga Histeris Ketakutan Ada Ular Piton Besar di Bawah Tumpukan Kayu Belakang Rumah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ular piton itu pertama kali ditemukan dalam kondisi pasif dan nyaris tidak bergerak karena baru selesai memangsa seekor sapi hidup-hidup.

Karena takut ular kembali menyerang ternak warga, sejumlah warga kemudian berupaya mengevakuasi sekaligus melumpuhkan reptil raksasa tersebut.

Kemunculan piton berukuran besar di dekat permukiman diduga dipicu kondisi cuaca ekstrem yang belakangan melanda wilayah Kendari.

Banjir yang merendam kawasan hutan dan rawa disebut membuat habitat ular terganggu sehingga hewan predator itu keluar mencari sumber makanan baru di sekitar permukiman warga.

Hal serupa juga disampaikan seorang warga bernama Tita yang mengunggah kejadian tersebut ke media sosial.

Menurutnya, banjir membuat ular kesulitan mencari mangsa di habitat aslinya.

“Mulai lapar akibat banjir, sapi jadi korban,” tulisnya dalam unggahan.

Peristiwa ini pun menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat sekitar.

Warga terutama para peternak kini diminta lebih waspada saat melepas ternak, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan maupun rawa-rawa untuk mengantisipasi kemunculan ular liar serupa.

Sumber: Tribun sultra
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved