Berita Terkini Nasional

Kronologi Kebakaran di Tanjung Priok, Satu Keluarga Tewas Terperangkap Api

Empat korban, terdiri dari kakek, nenek, serta pasangan suami istri, diduga terperangkap karena kobaran menyebar saat mereka tertidur.

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/KOMPAS.com/Omarali Dharmakrisna Soedirman
TKP - Kebakaran rumah di Jalan Agung Perkasa, Sunter, Jakarta Utara pada Rabu (13/5/2036) menyebabkan 4 orang tewas. 

Ringkasan Berita:
  • Dini hari 13/5/2026, kebakaran melanda rumah di Jalan Agung Perkasa 4, Sunter Agung, Tanjung Priok.
  • Empat anggota keluarga tewas, diduga terperangkap saat tertidur.
  • Tetangga pertama melihat asap pukul 04.00 WIB; APAR gagal padamkan api.

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Rabu (13/5/2026) dini hari, api mendadak mengamuk di sebuah rumah di Jalan Agung Perkasa 4, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menewaskan satu keluarga. 

Empat korban, terdiri dari kakek, nenek, serta pasangan suami istri, diduga terperangkap karena kobaran menyebar saat mereka tertidur.

Tetangga menjadi saksi pertama kebakaran sekitar pukul 04.00 WIB, saat asap tebal membubung dari lantai dua rumah tersebut. 

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa warga bergegas mencari pertolongan. 

"Warga mencoba membantu, tapi api sudah terlalu besar," ujar Gatot. 

Upaya awal dengan alat pemadam ringan dari petugas keamanan kompleks gagal menahan kobaran.

Menyusul laporan ke Pos Pemadam Sunter Podomoro, tim pemadam menurunkan sembilan unit mobil dan 45 personel. 

Pemadaman dimulai pukul 05.17 WIB dan berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari sepuluh menit, sementara proses pendinginan selesai pada 06.20 WIB. 

Investigasi awal memperkirakan korsleting listrik menjadi pemicu kebakaran.

 "Kebakaran diduga dipicu korsleting," kata Gatot.

Pasca pemadaman, keempat korban ditemukan meninggal, dua di lantai satu dan dua di lantai dua. 

“Menurut keterangan Damkar, itulah posisi korban saat ditemukan," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz.

Sementara itu, tiga penghuni lainnya selamat, termasuk dua asisten rumah tangga yang mengalami shock dan seorang anak keluarga yang saat itu sedang berada di luar rumah ketika kebakaran terjadi.

Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 855 juta untuk rumah seluas 168 meter persegi. 

Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab pasti. 

“Kalau penyebab, kita tentunya belum bisa memastikan sebabnya karena ini harus olah TKP oleh Labfor,” pungkas Erick.

sumber: Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved