Berita Terkini Nasional
Konvoi Persib Bandung Berujung 19 Kecelakaan, 13 Korban Dirawat di Rumah Sakit
Konvoi kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (17/5/2026) malam
Ringkasan Berita:
- Konvoi kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar di Kota Bandung diwarnai 19 kecelakaan lalu lintas dan satu kasus pembacokan.
- Sebanyak 13 korban kecelakaan dirawat di rumah sakit berbeda di Kota Bandung.
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan seluruh korban mendapat layanan kesehatan tanpa penolakan.
Tribunlampung.co.id, Bandung - Konvoi kemenangan Persib Bandung atas PSM Makassar dalam lanjutan Super League 2025/2026 pada Minggu (17/5/2026) malam berujung insiden serius.
Data yang dicatat pihak kepolisian mencatat 19 kecelakaan lalu lintas selama perayaan, dengan 13 korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Selain itu, satu kasus pembacokan terjadi, dan pelaku telah diamankan aparat dari Polsek Lengkong.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa korban kecelakaan tersebar di 13 rumah sakit di Kota Bandung dan seluruh penanganannya ditanggung melalui kombinasi program Universal Health Coverage (UHC) Pemkot Bandung serta BPJS Kesehatan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rumah sakit Kota Bandung yang telah mengikuti imbauan lisan, bahwa tidak boleh ada layanan kesehatan masyarakat di Kota Bandung dari level 1 sampai level tertinggi menolak pasien, jadi tidak ada pasien yang ditolak," ujarnya di Balai Kota Bandung, Senin (18/5/2026).
Farhan menegaskan, konvoi yang terjadi kemarin malam merupakan spontanitas warga, sehingga pihaknya bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sepakat konvoi mendatang harus lebih tertib dan aman.
"Itu sebabnya saya mengimbau kepada seluruh warga dan bobotoh meski bahagia-bahagia dan saya juga bahagia euforia luar biasa, harus tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain," imbuhnya.
Dalam persiapan perayaan puncak juara Persib Bandung, Farhan meminta semua bobotoh menjaga ketertiban dan menghindari konsumsi minuman keras maupun obat-obatan berbahaya.
Menurutnya, hal tersebut penting agar kegembiraan atas prestasi tim kesayangan tetap terjaga dan tidak ternoda oleh insiden yang tidak diinginkan.
"Hindari minuman keras dan obat-obat keras karena semua itu hanya akan merusak kegembiraan yang telah diciptakan oleh para pahlawan kita di lapangan hijau," tegas Farhan.
sumber: TribunJabar.id
| Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Tunggal di Jalur Menikung Solok |
|
|---|
| Remaja Nekat Habisi Nyawa MAA yang Berujar Ingin Menikahi Ibunya |
|
|---|
| Nasib Tragis Istri di Temanggung Tewas Dibacok Suami Pakai Sabit, Pelaku Kabur |
|
|---|
| Kronologi Kematian Amira Azzahra, Korban Pengobatan Mistis di Pekanbaru |
|
|---|
| Jemput 2 Anak, Suami Kembali Lagi Lalu Bacok Istri hingga Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KONVOI-BOBOTOH-Ribuan-bobotoh-memadati-Jalan-Ir-H-Juanda.jpg)