Berita Terkini Nasional

Modus Pelaku Perampok Sales Rokok di Sumedang, Memancing Korban Lewat COD

Modus kejahatan yang menyasar sales rokok di wilayah Sumedang terungkap dilakukan secara terencana dengan pola penyamaran

Tayang:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Tribun Jabar/Kiki Andriana
PAMERKAN BUKTI - Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, saat memamerkan tiga wartawan gadungan pelaku perampokan, di Markas Polres Sumedang, Selasa (9/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Tiga pelaku perampokan sales rokok di Sumedang ditangkap Satreskrim Polres Sumedang di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, Sabtu (6/6/2026).
  • Modus pelaku perampok dengan menyamar sebagai pembeli dan menggunakan skema COD untuk memancing korban.
  • Korban dipepet, ditabrak, ditodong airsoft gun, lalu dianiaya hingga tak berdaya.

Tribunlampung.co.id, Sumedang - Modus kejahatan yang menyasar sales rokok di wilayah Sumedang terungkap dilakukan secara terencana dengan pola penyamaran sebagai pembeli. 

Baca juga: Warga Pringsewu Bersyukur, Pencuri Motor Berhasil Ditangkap Polisi

Para pelaku lebih dulu mengatur pertemuan melalui skema cash on delivery (COD) untuk memancing korban datang ke lokasi yang telah ditentukan, sebelum kemudian melakukan aksi kekerasan dengan cara menghadang kendaraan korban, menabrak, hingga melakukan penodongan menggunakan senjata jenis airsoft gun. 

Dalam situasi yang sudah dikondisikan, korban dibuat tak berdaya sehingga kendaraan dan barang berharga dapat dikuasai pelaku.

Jajaran Satreskrim Polres Sumedang akhirnya berhasil mengamankan tiga orang yang diduga kuat terlibat dalam perampokan tersebut. 

Penangkapan dilakukan Tim Resmob di kawasan Ujungberung, Kota Bandung, pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan pascakejadian yang terjadi di Jalan Raya Conggeang, Dusun Kuwung Luwuk, Desa Conggeang Kulon, Kecamatan Conggeang.

Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing adalah Asep Suandana (47), warga Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung; Solihin (44), warga Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung; serta AL (41), yang juga berdomisili di wilayah Cibeunying Kidul, Kota Bandung. 

Polisi menyebut ketiganya berperan dalam rangkaian aksi penyerangan terhadap korban sales rokok berinisial MFR (21).

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengungkapkan bahwa pihaknya masih memburu dua pelaku lain yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). 

“Masih ada dua orang yang masih DPO, kedua pelaku yang tekah ditetapkan DPO ngakunya wartawan,” kata Sandityo Mahardika di Mapolres Sumedang, Selasa (9/6/2026).

Dalam aksinya, korban yang tengah mengendarai mobil Granmax bernomor polisi BL 8275 NS lebih dulu dipepet dan ditabrak sebelum ditarik keluar dari kendaraan. 

Setelah itu, pelaku melakukan kekerasan serta sempat menembakkan airsoft gun ke arah punggung korban. 

Kondisi korban yang sudah tidak berdaya kemudian dimanfaatkan pelaku untuk mengambil alih mobil dan membawa kabur kendaraan tersebut melalui jalur Tol Cisumdawu via Gerbang Tol Paseh.

Tidak berhenti di situ, korban kembali mengalami intimidasi di dalam mobil lain yang digunakan pelaku. 

Ia dipaksa memberikan akses mobile banking hingga uang miliknya sebesar Rp45 juta berhasil digasak. 

Setelah itu, korban kemudian dibuang di kawasan Tol Pasteur, Kota Bandung, sementara para pelaku melarikan diri sebelum akhirnya sebagian berhasil ditangkap aparat kepolisian.

sumber:  TribunJabar.id

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved