Univeristas Teknokrat Indonesia

Nasrullah Yusuf Hadiri Silaturahmi Kerja Nasional dan Milad Ke-35 ICMI se-Indonesia di Bali

Di ICMI, Nasrullah adalah Majelis Pengurus Pusat. Ia hadir didampingi Pembina Yayasan Teknokrat Hj Hernaini SS MPd.

Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia
ICMI: Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA (tengah) menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan milad ke-35 Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Hotel Four Points, Bali, Jumat (5/12/2025) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan milad ke-35 ICMI di Bali.
  •  
  • Di ICMI, Nasrullah adalah Majelis Pengurus Pusat. Ia hadir didampingi Pembina Yayasan Teknokrat Hj Hernaini SS MPd.
  •  
  • Nasrullah menyambut baik adanya Silaknas dan milad ICMI kali ini. Ia berharap ke depan ICMI mampu menegaskan eksistensi dan kemanfaatannya untuk masyarakat Indonesia.

 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bali- Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan milad ke-35 Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Hotel Four Points, Bali, Jumat (5/12/2025) malam.

Di ICMI, Nasrullah adalah Majelis Pengurus Pusat. Ia hadir didampingi Pembina Yayasan Teknokrat Hj Hernaini SS MPd.

Ketua Umum ICMI Arif Satria membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas). Dalam sambutannya, Arif menyampaikan peran cendekiawan muslim ICMI dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

ICMI, kata Arif, mempunyai tanggung jawab besar dalam pengembangan sumber daya manusia Indonesia, dalam dunia pendidikan, dalam membangun literasi masyarakat Indonesia.

Arif menjelaskan, percepatan perubahan dunia saat ini menuntut kualitas manusia yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Dengan begitu, ICMI memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Ia melanjutkan, cendekiawan muslim ICMI berperan memimpin riset dan inovasi untuk memecahkan masalah sosial dan ekonomi, termasuk dalam teknologi dan kesehatan.

Pada sektor ekonomi, Arif menegaskan ekonomi syariah dan industri halal merupakan masa depan ekonomi nasional.

“ICMI pada hari ini pun membahas tentang bagaimana implementasi ekonomi syariah sebagai salah satu pilar ekonomi nasional,” ujarnya.

Nasrullah menyambut baik adanya Silaknas dan milad ICMI kali ini. Ia berharap ke depan ICMI mampu menegaskan eksistensi dan kemanfaatannya untuk masyarakat Indonesia.

Ia menyoroti juga perihal bencana alam Sumatera. Nasrullah meyakini, ICMI bisa memberikan peran konstruktif untuk perbaikan kondisi alam Indonesia.

Rangkaian Silaknas dan Milad ke-35 ICMI yang digelar pada 5–7 Desember 2025 di Bali mencakup berbagai agenda strategis.

Agendanya mulai dari kuliah umum, BPJPH Halal Conference, Simposium Syariah Digital Financing, pameran produk halal, National Leadership Camp, hingga penghargaan Lifetime Achievement.

Selain itu, juga city tour dan kegiatan sosial, yang dirancang untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kapasitas cendekiawan muslim, dan mendorong kontribusi nyata ICMI bagi kemajuan bangsa. (*)

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved