Universitas Teknokrat Indonesia

Teknokrat Kembangkan Sistem Desa Digital di Lampung Utara Dukung Percepatan SDGs

Universitas Teknokrat Indonesia kembangkan sistem desa digital di Kabupaten Lampung Utara melalui skema PKM.

Tayang:
Dokumentasi Universitas Teknokrat Indonesia
SISTEM DESA DIGITAL - Universitas Teknokrat Indonesia kembangkan sistem desa digital di Kabupaten Lampung Utara melalui skema PKM. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) mengembangkan sistem desa digital di Kabupaten Lampung Utara.

Kampus terbaik di Lampung ini terus memperkuat perannya dalam digitalisasi daerah melalui skema pengabdian kepada masyarakat (PKM) bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Abung Tinggi dipimpin Camat Ibrahim Haji S.I..P, Rabu (29/5/2026).

Program ini difokuskan pada implementasi Sistem Informasi Desa dan Kelurahan (SIPDKEL) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan inovatif.

Kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Abung Tinggi dibuka Camat Abung Tinggi Ibrahim Haji, S.IP dihadiri 10 kepala desa yakni Desa Ulak Rengas (Ahmad Rukbi), Suka Marga (Otong Juhana Rachmat), Sekipi (Jamili), Sukamaju.

Sidokayo (Agus Saripudin), Pulau Panggung (Bahruddin), Muara Dua (El Zamzami), Kebun Dalam (Sailin), Way Wakak, dan Sindang Agung.

Dalam pelaksanaannya, Teknokrat menugaskan dosen terbaik di Lampung, M. Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T., untuk melakukan pendampingan teknis pengembangan website desa.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur desa dalam mengoperasikan teknologi informasi demi pelayanan publik yang lebih cepat.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., menyambut positif kolaborasi ini.

Ia menegaskan langkah ini merupakan komitmen nyata kampus dalam mendorong kemajuan desa di Provinsi Lampung.

“Kami ingin memastikan bahwa teknologi informasi bukan lagi hal yang asing di tingkat desa. Dengan Sistem Desa Digital, efisiensi kerja aparatur meningkat dan akses informasi bagi masyarakat menjadi lebih terbuka,” ujar Mahathir.

Lebih lanjut, Mahathir menjelaskan bahwa program ini berkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

Secara spesifik, digitalisasi ini mendukung SDGs Desa poin ke-9 (Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai Kebutuhan) dan poin ke-17 (Kemitraan untuk Pembangunan Desa).

“Melalui inovasi SIPDKEL, kami sedang membangun fondasi desa cerdas (smart village). Ini adalah kontribusi konkret Universitas Teknokrat Indonesia dalam mendukung percepatan SDGs global yang dimulai dari lingkup terkecil, yaitu desa,” pungkasnya.

Mahathir mengajak lulusan SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Teknokrat Indonesia dengan mendaftar ke spmb.teknokrat.ac.id.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved