PLN UID Lampung

RJP 2025–2029, PLN UID Lampung Komitmen Tingkatkan Layanan dan Percepat Energi Bersih

PLN UID Lampung perkuat transformasi layanan kelistrikan sekaligus percepatan energi bersih melalui penyusunan RJP.

Dokumentasi PLN UID Lampung
TARGETKAN PENAMBAHAN - PLN UID Lampung menargetkan penambahan SPKLU dari 58 titik menjadi 315 titik sebagai langkah nyata mendukung transisi energi bersih dan mobilitas masa depan yang lebih hijau. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung semakin memperkuat transformasi layanan kelistrikan sekaligus percepatan energi bersih melalui penyusunan Rencana Jangka Panjang (RJP) 2025–2029. 

Rencana ini menjadi arah strategis PLN dalam menjawab kebutuhan listrik yang kian berkembang, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad menyampaikan, RJP 2025–2029 dirancang adaptif terhadap dinamika sektor kelistrikan dan potensi pertumbuhan di Provinsi Lampung.

“Kami fokus pada peningkatan keandalan sistem, penguatan layanan berbasis digital, serta pengembangan energi yang lebih ramah lingkungan agar dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan masyarakat,” ujar Rizky secara tertulis, Jumat (10/4/2026).

Dari sisi pertumbuhan bisnis, PLN UID Lampung menargetkan peningkatan penjualan energi listrik dari 6.225 GWh pada 2024 menjadi 7.296 GWh pada 2029.

Target ini didukung optimalisasi infrastruktur distribusi serta pemanfaatan pemetaan pelanggan berbasis spasial melalui aplikasi ArcGIS dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), sehingga strategi pemasaran dan pelayanan menjadi lebih terarah dan tepat sasaran.

lihat fotoPASOKAN STABIL - PLN UID Lampung berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang stabil untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
PASOKAN STABIL - PLN UID Lampung berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang stabil untuk mendukung aktivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Dalam mendukung transisi energi bersih, PLN UID Lampung juga akan memperluas infrastruktur kendaraan listrik dengan penambahan SPKLU dari 58 titik menjadi 315 titik.

Selain itu, pemanfaatan energi baru terbarukan terus didorong melalui penjualan Renewable Energy Certificate (REC). Upaya digitalisasi layanan pun diperkuat dengan target peningkatan pengguna PLN Mobile dari sekitar 805 ribu menjadi 887 ribu pengguna.

Pada aspek keandalan, PLN UID Lampung menargetkan kinerja sistem tetap terjaga dengan indikator SAIDI sebesar 234,74 menit per pelanggan per tahun, sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.

Penguatan fondasi organisasi juga menjadi prioritas melalui peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, modernisasi teknologi informasi, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (GRC).

Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh strategi berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan strategi yang terintegrasi, PLN UID Lampung optimis dapat menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, modern, dan ramah lingkungan.

Sekaligus memperkuat peran listrik sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Lampung.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved